Trump Sebut China Kuasai Terusan Panama, Fakta atau Isu Politik?

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 23 January 2025 Waktu baca 5 menit

Sebuah kapal kargo melintasi jalur kunci Aqua Clara di Terusan Panama di Colon, Panama, 2 September 2024.(AP PHOTO/MATIAS DELACROIX via VOA INDONESIA)

DIGIVESTASI - Dalam pidato perdananya sejak menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengulangi klaim bahwa tentara China secara ilegal mengoperasikan Terusan Panama. Pernyataan tersebut sebelumnya telah dibantah oleh pejabat dari Kota Panama maupun pemerintah Beijing.

 

Presiden Panama, Jose Raul Mulino, dengan tegas menyebut tuduhan itu sebagai "omong kosong," menekankan bahwa tidak ada intervensi dari China dalam pengelolaan jalur strategis tersebut.

 

Dalam beberapa minggu terakhir, Trump juga mengancam akan mengambil kendali atas Terusan Panama dan menuduh otoritas setempat memberlakukan tarif tinggi pada kapal-kapal Amerika. Namun, klaim itu ditolak oleh pihak berwenang Panama, yang menegaskan bahwa Terusan Panama dikelola sepenuhnya oleh Otoritas Terusan Panama, sebuah badan pemerintah independen Panama, bukan oleh China.

 

Sejarah dan Kepentingan Strategis Terusan Panama
Jalur air ini, yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Pasifik dan menangani sekitar 5% dari perdagangan maritim global, memiliki sejarah panjang keterlibatan Amerika Serikat. Setelah upaya pembangunan awal oleh Prancis gagal, AS menyelesaikan pembangunan terusan pada 1914. Hingga 1999, terusan ini berada di bawah kendali AS sebelum diserahkan sepenuhnya ke Panama sesuai perjanjian yang diteken Presiden Jimmy Carter pada 1977.

 

Perjanjian itu menetapkan bahwa jalur ini tetap netral, dengan Amerika Serikat memegang hak untuk mempertahankan netralitas tersebut jika terancam.

 

Investasi dan Kehadiran China di Panama
Meskipun tidak ada bukti bahwa pemerintah China mengontrol kanal ini, perusahaan-perusahaan asal China memiliki pengaruh signifikan di kawasan tersebut. Dari Oktober 2023 hingga September 2024, China menjadi pengguna terbesar kedua Terusan Panama setelah AS, menyumbang 21,4% dari total volume kargo.

 

Selain itu, perusahaan-perusahaan China telah berinvestasi dalam infrastruktur di sekitar terusan, termasuk pelabuhan Balboa dan Cristobal yang masing-masing terletak di sisi Pasifik dan Atlantik. Kedua pelabuhan ini dioperasikan oleh anak perusahaan Hutchison Port Holdings, yang berbasis di Hong Kong.

 

Ryan Berg, Direktur Program Amerika di Pusat Studi Strategis dan Internasional, mencatat bahwa informasi logistik dari pelabuhan tersebut dapat memiliki nilai strategis tinggi, terutama dalam konteks geopolitik. Meski begitu, pengoperasian pelabuhan ini tidak berarti kepemilikan oleh pemerintah China, tegas para pakar.

 

Respon Masyarakat dan Diplomasi China
Anggota komunitas Tionghoa di Panama dan sejumlah warga lokal menganggap klaim Trump tidak berdasar. Dora Gao, seorang warga Tionghoa yang tinggal di Kota Panama selama lebih dari satu dekade, menilai pernyataan Trump sebagai reaksi terhadap meningkatnya pengaruh China di wilayah tersebut.

 

Sejak menjalin hubungan diplomatik pada 2017, China telah memperkuat jejaknya di Panama melalui investasi besar-besaran dalam proyek infrastruktur, termasuk pelabuhan, terminal kapal pesiar, dan jalur kereta api.

 

Namun, tudingan Trump mengenai keberadaan tentara China di Terusan Panama tetap dianggap oleh banyak pihak sebagai sesuatu yang tidak berdasar dan menggelikan. Jurnalis lokal Tito Herrera yang telah lama mempelajari operasional terusan itu juga mengaku tidak pernah menemukan bukti keterlibatan tentara China.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.