Trump Genjot Tarif Impor China Jadi 145%, Ini Dampak & Perhitungannya!

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 11 April 2025 Waktu baca 5 menit

Presiden AS Donald Trump/Foto: REUTERS/Nathan Howard

Tarif Impor AS Terhadap China Tembus 145%, Ancam Lumpuhkan Perdagangan Bilateral

Kebijakan tarif impor Amerika Serikat terhadap produk China kini mencapai level tertinggi sepanjang sejarah, dengan akumulasi pungutan sebesar 145%. Angka ini mencakup tarif baru yang diumumkan Presiden Donald Trump pekan ini, ditambah bea masuk khusus atas produk terkait fentanil.

 

Mengutip CNBC, Jumat (11/4/2025), seorang pejabat Gedung Putih mengonfirmasi bahwa total tarif terhadap barang-barang dari China kini mencapai 145%. Kenaikan terbaru, dari 84% menjadi 125%, diumumkan Trump pada Rabu lalu, dan ditambahkan dengan pungutan 20% untuk produk terkait fentanil yang telah diberlakukan sejak Februari.

 

Kenaikan tarif ini memicu kekhawatiran luas di kalangan ekonom. Erica York, Wakil Presiden Kebijakan Pajak Federal di Tax Foundation, memperingatkan bahwa lonjakan tarif dapat secara signifikan memutus hubungan perdagangan antara dua negara ekonomi terbesar di dunia itu.

 

“Jika tarif melampaui angka tiga digit, sebagian besar perdagangan akan terhenti,” ujar York.

 

York menambahkan bahwa ketidakpastian kebijakan perdagangan masih membayangi pasar global, mengingat tarif baru dijadwalkan berakhir pada Juli 2025. Namun, belum ada kejelasan apakah kebijakan tersebut akan dilanjutkan atau tidak.

 

Sebelumnya, Presiden Trump menyatakan akan menunda penerapan tarif tinggi terhadap sebagian besar negara selama 90 hari, namun pengecualian diberikan bagi China. Dalam rapat Kabinet terbaru, Trump bahkan tidak menutup kemungkinan memperpanjang masa penangguhan tersebut.

 

Dengan mempertimbangkan tarif dasar sebesar 10% yang masih berlaku dan sejumlah pungutan tambahan di sektor lain, pemerintahan Trump kini dinilai telah membawa AS ke era paling proteksionis dalam beberapa dekade terakhir.

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.