Trump Akhirnya Setuju Jepang Garap Industri Strategis AS - Apa Dampaknya?

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 27 May 2025 Waktu baca 5 menit

Presiden AS Donald Trump menggelar konferensi pers di Rose Garden, White House pada Rabu (2/4/2025) terkait pemberlakuan tarif impor pada mitra dagang AS di seluruh dunia, serangan terbesarnya terhadap sistem ekonomi global yang telah lama dianggapnya tid

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, akhirnya menyatakan persetujuannya atas kemitraan baru antara perusahaan baja AS Steel dan perusahaan Jepang Nippon Steel. Pernyataan ini menandai perubahan sikap dari Trump, yang sebelumnya secara konsisten menentang rencana merger tersebut.

 

Dalam pernyataannya pada Jumat, 24 Mei 2025, Trump menjelaskan bahwa US Steel, yang tengah menghadapi tantangan besar dalam kinerjanya, akan tetap menjalankan operasinya di Amerika Serikat setelah menjalin kerja sama dengan Nippon Steel. Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara US Steel dan Nippon Steel ini diperkirakan akan menciptakan lebih dari 70.000 lapangan kerja baru serta memberikan kontribusi senilai US$ 14 miliar (setara Rp 227 triliun) terhadap perekonomian nasional.

 

"US Steel akan TETAP berada di Amerika Serikat dan akan mempertahankan kantor pusatnya di kota besar Pittsburgh," tulis Trump dalam unggahan di media sosial, meskipun ia tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut terkait isi kesepakatan antara kedua perusahaan tersebut.

 

Menanggapi pernyataan Trump, Nippon Steel menyampaikan apresiasinya atas langkah tegas yang diambil Presiden AS itu. Perusahaan asal Jepang tersebut juga berjanji untuk menepati komitmennya dalam menjaga keberlangsungan US Steel, yang dianggap sebagai komponen penting dalam sistem rantai pasok nasional Amerika Serikat.

 

"Kami berbagi tujuan yang sama dengan pemerintah dalam melindungi pekerja Amerika, industri baja nasional, serta keamanan nasional Amerika," ujar perwakilan Nippon Steel.

 

US Steel juga menyatakan bahwa meskipun menerima investasi dari Nippon Steel, statusnya sebagai perusahaan milik AS tetap tidak berubah. Perusahaan tersebut optimis bahwa kemitraan ini akan mendorong pertumbuhan besar dalam jangka waktu mendatang.

 

"US Steel tetap dimiliki oleh Amerika, dan akan mengalami ekspansi besar seiring dengan investasi signifikan yang akan diberikan oleh Nippon selama empat tahun ke depan sebagai bagian dari perjanjian ini," jelas US Steel.

 

Pernyataan dukungan Trump ini merupakan perkembangan terbaru dalam perjalanan panjang yang dimulai sejak Desember 2023, ketika US Steel dan Nippon Steel pertama kali mengumumkan rencana merger senilai US$ 14,9 miliar (sekitar Rp 242 triliun). Rencana tersebut mendapat tentangan keras dari serikat pekerja karena khawatir aset penting negara akan jatuh ke tangan asing.

 

Pada awalnya, Trump secara terang-terangan menolak akuisisi oleh Nippon Steel dan menyatakan bahwa US Steel seharusnya tetap berada di bawah kepemilikan domestik. Pandangan ini sejalan dengan kebijakan Presiden sebelumnya, Joe Biden, yang juga menolak merger tersebut di penghujung masa jabatannya atas dasar alasan keamanan nasional.

 

Di sisi lain, Serikat Pekerja Baja Bersatu (United Steelworkers/USW), yang mewakili para pegawai US Steel dan telah lama menentang kesepakatan merger ini, menyatakan pada Jumat bahwa mereka belum bisa menyimpulkan dampak dari pernyataan Trump tanpa rincian lebih lanjut mengenai isi perjanjian tersebut.

 

“Kekhawatiran kami tetap sama, yakni bahwa Nippon—sebuah perusahaan asing yang memiliki sejarah panjang dalam melanggar hukum perdagangan kami—dapat merusak kapasitas produksi baja dalam negeri dan mengancam ribuan pekerjaan serikat pekerja yang layak,” kata David McCall, Presiden USW International, dalam pernyataan resmi yang dibagikan kepada AFP.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.