TikTok Kembali Beroperasi di AS Berkat Keputusan Donald Trump Setelah Sempat Diblokir!

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 20 January 2025 Waktu baca 5 menit

TikTok

DIGIVESTASI - TikTok Kembali Tersedia di AS, 170 Juta Pengguna Sambut Antusias

TikTok kembali dapat diakses oleh pengguna di Amerika Serikat setelah sebelumnya aplikasi ini sempat dihentikan. Kembalinya layanan ini disambut dengan antusias oleh sekitar 170 juta pengguna di negara tersebut.

 

Dalam pernyataan resmi yang dipublikasikan di media sosial X pada Senin (20/1/2025), TikTok mengungkapkan terima kasih kepada Presiden Donald Trump karena telah memberikan kejelasan dan jaminan yang dibutuhkan kepada penyedia layanan.

“Terima kasih kepada Presiden Trump atas kejelasan dan jaminan yang diperlukan untuk penyedia layanan kami,” kata TikTok dalam pernyataannya.

 

Perusahaan tersebut juga menambahkan bahwa keputusan ini akan menghindarkan mereka dari hukuman, memungkinkan lebih dari 170 juta pengguna di AS tetap bisa menikmati TikTok, dan mendukung lebih dari 7 juta usaha kecil untuk berkembang.

 

Kembalinya TikTok ini dipicu oleh janji Presiden Terpilih AS ke-47, Donald Trump, yang berkomitmen memberikan waktu tambahan untuk aplikasi tersebut, menyelamatkannya dari ancaman pemblokiran. Dalam wawancara dengan NBC, Trump mengungkapkan bahwa keputusan penangguhan pemblokiran TikTok akan diumumkan pada hari Senin, yang bertepatan dengan pelantikannya sebagai Presiden AS ke-47.

 

“Perpanjangan waktu 90 hari sangat mungkin dilakukan, karena itu merupakan langkah yang tepat,” kata Trump dalam wawancara tersebut.

 

Pemblokiran TikTok yang Mengejutkan Pengguna

Sebelumnya, pengguna TikTok di AS dikejutkan dengan pemblokiran aplikasi pada Sabtu malam waktu setempat, lebih cepat dari waktu yang ditentukan oleh regulasi. Saat aplikasi tidak bisa diakses, pengguna menerima pesan yang menyatakan bahwa mereka sedang berupaya memulihkan layanan di AS sesegera mungkin dan meminta mereka menunggu informasi lebih lanjut.

 

Meski pemblokiran hanya berlangsung kurang dari 24 jam, banyak pengguna di AS yang merasa khawatir tentang masa depan aplikasi ini, terutama mereka yang bergantung pada TikTok untuk aktivitas sehari-hari.

 

Meskipun layanan TikTok telah kembali normal, masa depan aplikasi yang dikembangkan oleh ByteDance ini tetap penuh ketidakpastian. Isu terkait regulasi dan keamanan data yang masih diperdebatkan membuat posisi TikTok di AS tetap rawan.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.