Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 14 June 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Sri Mulyani: APBN Sudah Alokasikan Lebih dari Rp 105 Triliun untuk Tapera. Jakarta, 11 Juni 2024* - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) telah mengalokasikan lebih dari Rp 105 triliun untuk program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera).
"Bapertarum (Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan) adalah warisan lama yang dananya dipotong dan kemudian dimasukkan ke Tapera. Namun, sebenarnya APBN telah menyuntikkan lebih dari Rp 105 triliun ke Tapera melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)," kata Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Komite IV DPD RI, Kamis (11/6/2024).
Sri Mulyani menjelaskan bahwa sejak 2015, total dana dari APBN yang telah disalurkan untuk membantu masyarakat memiliki rumah melalui skema bantuan kepemilikan rumah mencapai Rp 228,9 triliun.
Pada 2015, pemerintah mengalokasikan Rp 13,3 triliun dari APBN untuk pembangunan rumah susun dan dana bergulir di FLPP sebesar Rp 5,1 triliun, yang kini meningkat menjadi Rp 167 triliun untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) memiliki rumah.
Pada 2016, APBN mengalokasikan Rp 15,25 triliun untuk kombinasi bantuan uang muka dan subsidi suku bunga, meningkat menjadi Rp 18 triliun pada 2017, dan Rp 18,81 triliun pada 2019. Pada 2020, anggaran dinaikkan menjadi Rp 24,19 triliun, dan selama pandemi Covid-19 pada 2021, anggaran ditambah lagi menjadi Rp 28,95 triliun.
Pada 2022, anggaran kembali dinaikkan menjadi Rp 34,15 triliun, pada 2023 menjadi Rp 31,88 triliun, dan pada 2024 sebesar Rp 28,25 triliun. "Jadi, total kontribusi APBN untuk mendukung sektor perumahan terutama MBR dari 2015 hingga 2024 mencapai Rp 228,9 triliun," jelas Sri Mulyani.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.