Proyek Raksasa Migas Malaysia - Prancis di Papua: Bongkar Potensi ‘Harta Karun’ Energi!

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 22 June 2025 Waktu baca 5 menit

illustrasi

Perusahaan minyak dan gas asal Malaysia, Petronas, bersama perusahaan energi raksasa asal Prancis, TotalEnergies, telah menandatangani Strategic Cooperation Agreement (SCA) dan dua Farm Out Agreement (FOA). Kesepakatan ini bertujuan untuk memperluas kolaborasi mereka dalam sektor hulu migas di Malaysia serta mengelola Kontrak Bagi Hasil (PSC) untuk Wilayah Kerja (WK) Bobara yang terletak di Indonesia.

 

Petronas Carigali North Madura II Ltd sebelumnya telah dinyatakan sebagai pemenang lelang untuk Wilayah Kerja Bobara sejak awal tahun 2024. WK ini merupakan bagian dari penawaran wilayah kerja migas tahap ketiga pada tahun 2023.

 

Blok migas Bobara terletak di wilayah laut Papua Barat dengan luas area mencapai 8.444,49 kilometer persegi. WK ini diperkirakan memiliki potensi sumber daya minyak dan gas sekitar 6,8 miliar barel setara minyak (BBOE).

 

Kesepakatan ini memperkokoh hubungan jangka panjang antara kedua perusahaan. Dalam perjanjian SCA dijabarkan berbagai peluang strategis baik di tingkat global maupun domestik, meliputi aktivitas eksplorasi dan produksi, pengelolaan gas dan LNG, upaya pengurangan emisi karbon, serta bentuk kerja sama lainnya.

 

Di Malaysia, Petronas melalui anak usahanya PETRONAS Carigali Sdn Bhd, akan berkolaborasi dengan TotalEnergies EP Malaysia untuk melakukan eksplorasi pada sejumlah blok migas lepas pantai di cekungan paling menjanjikan di negara tersebut. Kerja sama ini akan menggabungkan keunggulan eksplorasi dan operasional milik Petronas dengan keahlian teknis dari TotalEnergies, demi meningkatkan efisiensi eksplorasi dan mendukung pengembangan migas yang berkelanjutan di Malaysia.

 

Sementara itu, di Indonesia, Petronas melalui anak perusahaan Petronas Energy Bobara Sdn Bhd, dan TotalEnergies telah menandatangani FOA untuk Kontrak Bagi Hasil WK Bobara. Tujuan dari kerja sama ini adalah menggabungkan keahlian kedua perusahaan guna mengembangkan potensi migas baru di wilayah kerja tersebut yang terletak di perairan dalam kawasan timur Indonesia. Proses transaksi ini masih menunggu persetujuan resmi dari Pemerintah Indonesia.

 

Upacara penandatanganan dihadiri oleh para pemimpin senior dari kedua perusahaan, antara lain Presiden sekaligus CEO Grup Petronas, Tan Sri Tengku Muhammad Taufik, Wakil Presiden Eksekutif dan CEO Hulu Petronas, Mohd Jukris Abdul Wahab, Chairman sekaligus CEO TotalEnergies, Patrick Pouyanné, serta Presiden Eksplorasi dan Produksi TotalEnergies, Nicolas Terraz.

 

Tan Sri Tengku Muhammad Taufik menyatakan bahwa kesepakatan ini merupakan tonggak penting yang mencerminkan komitmen bersama dalam menciptakan pertumbuhan serta nilai jangka panjang. Kolaborasi ini juga membuka ruang sinergi untuk berbagai peluang baru.

 

"Melalui kerja sama ini, kami akan menggali dan mengembangkan potensi hidrokarbon unggulan dari blok eksplorasi frontier baik di Malaysia maupun Indonesia. Kami berkomitmen untuk memaksimalkan potensi komersial sambil tetap memberikan nilai berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan," ujarnya dalam pernyataan tertulis pada Jumat (20 Juni 2025).

 

Di sisi lain, Chairman dan CEO TotalEnergies, Patrick Pouyanné, menambahkan bahwa kesepakatan ini memperkuat posisi TotalEnergies sebagai salah satu produsen gas terdepan di Malaysia.

 

“Kami sangat bersemangat untuk memperluas kehadiran kami di Malaysia, negara yang kami anggap strategis karena memiliki potensi produksi berbiaya rendah dan emisi karbon rendah. Hal ini juga mendukung peningkatan arus kas melalui akses ke pasar LNG Asia,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, “Kemitraan strategis antara TotalEnergies dan Petronas, yang mencakup kerja sama lintas wilayah Malaysia dan berbagai proyek global lainnya, memberikan kami akses terhadap portofolio energi yang beragam, dari tahap eksplorasi hingga produksi.”

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.