Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 04 July 2025 Waktu baca 5 menit
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman bin Abdulaziz Al Saud, mengadakan pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Al-Salam, Jeddah, Arab Saudi. Dalam pertemuan ini, kedua pemimpin negara sepakat untuk memperkuat kemitraan strategis, khususnya di sektor ekonomi, investasi, dan energi.
Pertemuan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 2 Juli 2025. Dalam pembicaraan awal, Prabowo dan Pangeran Mohammed bin Salman menekankan eratnya hubungan ekonomi yang telah terjalin antara Indonesia dan Arab Saudi, serta pentingnya memperluas kolaborasi pada sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas bersama.
Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, total nilai perdagangan antara kedua negara tercatat mencapai sekitar USD 31,5 miliar, menjadikan Arab Saudi sebagai salah satu mitra dagang utama Indonesia di kawasan Timur Tengah.
Keduanya menyambut dengan antusias peluang besar yang ditawarkan oleh program Visi Arab Saudi 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045. Mereka meyakini bahwa inisiatif tersebut dapat dimanfaatkan secara sinergis untuk memperkuat kerja sama lintas sektor sekaligus mempercepat proses transformasi ekonomi nasional di kedua negara.
“Para pemimpin menegaskan pentingnya peningkatan kerja sama dalam berbagai sektor prioritas bersama, memperkuat kemitraan antara sektor swasta kedua negara, serta memaksimalkan potensi yang dibuka oleh Visi Arab Saudi 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045,” demikian disampaikan dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Kamis, 3 Juli 2025.
Di sektor perdagangan, kedua negara menyoroti pentingnya peningkatan volume perdagangan bilateral, pertukaran kunjungan antar pejabat publik dan swasta, serta penyelenggaraan forum bisnis secara berkala melalui Saudi-Indonesian Business Council.
Kedua pihak juga mengapresiasi kemajuan positif dalam perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan negara-negara Gulf Cooperation Council (GCC) yang dilaksanakan pada bulan September 2024 dan Februari 2025. Mereka juga mengungkapkan harapan agar proses finalisasi perjanjian tersebut bisa segera dirampungkan.
“Mereka menyambut baik hasil positif dari pembicaraan Perjanjian Perdagangan Bebas antara Indonesia dan negara-negara GCC yang telah digelar pada September 2024 dan Februari 2025, serta berharap kesepakatan tersebut segera diselesaikan,” bunyi pernyataan tertulis bersama.
Dalam bidang energi, pemerintah Indonesia memberikan penghargaan atas peran penting Arab Saudi dalam menjaga keseimbangan dan stabilitas pasar minyak dunia. Indonesia juga menegaskan bahwa keamanan pasokan energi adalah hal krusial bagi pasar global. Selain itu, kedua negara mencapai kesepakatan untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang energi utama seperti pasokan minyak mentah dan produk turunannya, proyek-proyek kilang dan petrokimia, energi baru dan terbarukan, efisiensi energi, pengelolaan emisi karbon, teknologi hidrogen ramah lingkungan, serta pemanfaatan kecerdasan buatan dalam mendukung energi berkelanjutan.
“Indonesia dan Arab Saudi menyepakati pentingnya kolaborasi dalam pengembangan serta pelaksanaan proyek energi terbarukan dan sistem penyimpanan energi. Mereka juga akan mendorong transfer teknologi, peningkatan kapasitas SDM, serta penelitian bersama dalam rangka mendukung transisi energi nasional,” bunyi pernyataan tersebut lebih lanjut.
Khusus di sektor mineral, kedua negara akan mempererat kerja sama melalui pertukaran pengetahuan geologi, eksplorasi pertambangan, proses pengolahan, serta adopsi teknologi canggih di bidang pertambangan. Untuk merealisasikan hal ini secara konkret, Indonesia dan Arab Saudi sepakat untuk menyusun peta jalan bersama guna menciptakan iklim investasi yang kondusif, memperlancar aliran investasi, dan mengatasi hambatan regulasi yang ada.
Sumber: bloombergtechnoz.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.