PNS China Dilarang Pakai iPhone, Nilai Saham Apple Anjlok hingga Rp 3000T!

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 11 September 2023 Waktu baca 5 menit

Pemerintah Tiongkok baru-baru ini dikabarkan melarang semua pegawai pemerintahan untuk menggunakan ponsel bermerek iPhone. Baik untuk digunakan bekerja atau hanya sekedar di bawa ke kantor. Hal ini merupakan buntut dari konflik antar negara yang masih belum selesai hingga saat ini.

 

Jika diterapkan, peraturan ini akan berdampak pada semua pegawai pemerintahan di China dan Hongkong. Padahal, China dan daerah sekitarnya adalah pasar terbesar ketiga di dunia untuk perusahaan yang di dirikan oleh Steve Jobs ini. Dilansir dari CNBC, pasar China menyumbang 18% dari total pendapatan Apple atau senilai US$ 394 miliar.

 

Pemerintah Tiongkok belum merilis pernyataan resmi atas pelarangan penggunaan produk Apple. Mereka juga belum memberikan kejelasan tentang batasan dan kapan aturan ini akan mulai diberlakukan. Akan tetapi, pasar sudah bereaksi dan sebagai akibatnya, nilai saham Apple anjlok drastis sebanyak US$200 miliar atau sekitar Rp. 3000T hanya dalam dua hari perdagangan.

 

Hal lain yang jadi polemik adalah fakta bahwa sebagian besar komponen produk Apple dibuat dan di rakit di China. Selain itu, pelarangan ini akan menurunkan jumlah pengguna Apple di China hingga 5%.

 

Pembatasan ini bisa jadi akan berimbas pada keluarga dan rekan dari pegawai pemerintah, sehingga akan mempengaruhi penjualan Apple ke depannya. Perusahaan ini dikenal dengan sistem tertutup yang saling terintegrasi antar produknya seperti layanan iCloud dan airpod.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.