Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 30 March 2023 Waktu baca 5 menit
Pertamina masih melakukan penilaian terhadap sejumlah faktor yang memengaruhi harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia untuk menentukan harga jual BBM pada April 2023. Penilaian ini dilakukan dengan sangat hati-hati, mengingat harga minyak mentah dunia kembali melonjak akibat penghentian beberapa ekspor dari Irak, yang menambah kekhawatiran pada pasokan minyak dunia dalam beberapa bulan ke depan. Sebagai contoh, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Mei melambung 5,1 persen, menjadi US$72,81 per barel di New York Mercantile Exchange, sedangkan minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei melonjak 4,2 persen, menjadi ditutup pada US$78,12 per barel di London ICE Futures Exchange. Pertamina mengkonfirmasi bahwa penentuan harga BBM juga mempertimbangkan Mean of Platts Singapore (MOPS) dan kurs.
Menurut laporan dari Antara, harga minyak mentah naik setelah Turki berhenti memompa minyak mentah dari Kurdistan melalui pipa menyusul keputusan arbitrase yang mengonfirmasi persetujuan Baghdad diperlukan untuk mengirimkan minyak. Jumlah ekspor tersebut mencakup sekitar setengah persen dari pasokan minyak global atau 450.000 barel per hari (bph). Hilangnya pasokan minyak dari Kurdistan dapat mengimbangi dampak dari produksi dan pasokan Rusia yang menemukan jalan mereka ke pasar. Ini juga bisa memaksa pemotongan produksi di wilayah Kurdistan, yang menyebabkan kekhawatiran pada pasokan minyak dunia dalam beberapa bulan ke depan.
Pertamina menegaskan bahwa harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar tidak akan mengalami perubahan dari posisi saat ini. Keputusan ini dibuat untuk menjamin akses energi kepada masyarakat di tengah gejolak harga minyak mentah dunia yang masih terjadi pada awal tahun ini. Sementara itu, harga BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Turbo telah mengalami penyesuaian harga pada 1 Maret 2023 guna mengimplementasikan Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 sebagai perubahan atas Kepmen No. 62 K/12/MEM/2020 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. Harga Pertamax dan Pertamax Turbo mengalami kenaikan di beberapa wilayah, sementara harga Dexlite dan Pertamina Dex mengalami penurunan.
Sumber: ekonomi.bisnis.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital
|
DISCLAIMER Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.