Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 27 April 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Menkomarinbes) terang-terangan mengaku belum puas dengan hasil pembangunan pemukiman pangan di kawasan Lumban-Hasundutan, Sumut.
Untuk itu, Luhut pun mengajak China untuk bergabung dalam proyek lumbung pangan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Fumban Hasundutan merupakan salah satu food hub yang sedang dikembangkan pemerintah bersama Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, Papua, dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Hortikultura kita sudah menghasilkan Lumbang Hasundutan (Hunbaha) Toba. Tapi prosesnya masih terlalu lambat dan kita masih belum puas,” ujarnya, Jumat (26 April 2024). akun Instagram. Oleh karena itu, saat Luhut bertemu dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi pada High-Level Dialogue and Cooperation Mechanism (HDCM) ke-4 yang digelar di Labuan Bajo beberapa waktu lalu, pengembangan hortikultura menjadi salah satu bidang yang dibicarakan kedua negara dalam kerja sama tersebut. .
“Sisanya cabai, bawang merah, bawang putih, durian, buah-buahan, dan lain-lain. Kami bekerja sama dengan mereka dan mereka bersama-sama menjalankan laboratorium. Kami juga semakin yakin bahwa transfer teknologi tidak mungkin terjadi tanpa adanya penelitian. Saya sedang melakukannya,” dia menjelaskan.
“Kemudian pemerintah akan bekerja sama dengan penelitinya dan peneliti kita untuk membangun fasilitas penelitian hasil cabai, bawang merah, dan lain-lain.” Dan kita butuh mitra lokal,” tegas Luhut.
Informasi referensi: Pengembangan kawasan budidaya pangan Hungban Hasundutan akan dimulai pada tahun 2022. Sektor ini fokus pada pengembangan tanaman hortikultura seperti bawang merah, bawang putih, kentang, kubis, dan cabai.
Berdasarkan laman resmi Kementerian Pertanian (Kumentan), hingga Juni 2023, total luas lahan garapan Food Farm Humbajas adalah 482,84 hektar (ha).
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.