Kemenkop UKM Dukung Perlindungan UMKM dengan Batasi Harga Produk Impor di E-Commerce

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 26 July 2023 Waktu baca 5 menit

Kementerian Koperasi dan UKM mengusulkan untuk membatasi harga produk impor yang dijual di e-commerce dan social commerce maksimal USD 100 atau Rp 1,5 juta per unit. Hal ini dilakukan untuk melindungi UMKM dari persaingan produk impor yang murah.

 

Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif, Fiki Satari, mengatakan bahwa harga produk impor yang dijual di e-commerce dan social commerce sangat murah dan membuat UMKM sulit bersaing. Ia mencontohkan, harga produk impor seperti lensa kamera dan barang elektronik biasanya mahal, sehingga batas harga USD 100 masih masuk akal.

 

Dengan adanya penetapan batas harga itu, barang impor di bawah USD 100 tidak akan diperbolehkan dijual di e-commerce dan social commerce. Fiki mengatakan bahwa banyaknya produk impor yang dijual dengan harga murah membuat banyak UMKM gulung tikar.

 

Direktur Bisnis dan Pemasaran Smesco Indonesia Wientor Rah mengatakan bahwa sejumlah pengusaha mengaku gulung tikar alias bangkrut karena tidak dapat bersaing dengan harga yang ditawarkan produk impor. Ia menyebut kategori usaha UMKM yang tidak dapat bersaing dengan harga murah yang ditawarkan produk China adalah konveksi dan sweater rajut.

 

Wientor tak merinci total jumlah UMKM yang bangkrut karena harga murah produk impor di social commerce. Namun, ia menyebut telah menerima aduan dari 70 pelaku usaha yang terdampak dari produk impor China.

 

Usulan Kementerian Koperasi dan UMKM ini masih dalam tahap pembahasan dan belum diputuskan. Namun, jika usulan ini disetujui, maka akan berdampak positif bagi UMKM Indonesia. Hal ini karena UMKM akan memiliki kesempatan lebih besar untuk bersaing dengan produk impor.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.