Joe Biden Blokir Total, Xi Jinping Langsung Bereaksi

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 27 October 2023 Waktu baca 5 menit

China sedang berusaha untuk mengatasi dampak dari pemblokiran total yang diberlakukan oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). Pemerintah China dengan cepat memutuskan untuk mengganti semua produk yang digunakan dengan hasil produksi dalam negeri.

 

China tengah berupaya untuk meningkatkan pengeluarannya guna mendukung kemandirian lokal. Tujuan dari kebijakan ini adalah agar negara tidak lagi tergantung pada teknologi Barat.

 

Pada bulan Oktober tahun lalu, pemerintahan Joe Biden mengeluarkan aturan pemblokiran terhadap sejumlah teknologi yang ditujukan kepada China. Tahun ini, AS memperluas larangan tersebut dan kemungkinan akan memperbarui larangan tersebut setiap tahun.

 

Dalam menghadapi aturan tersebut, China meningkatkan pengeluarannya di berbagai sektor. Laporan ini disadur dari Reuters yang mengutip informasi dari pemerintah, militer, dan entitas terkait negara.

 

Upaya peningkatan ini tampak signifikan. Tahun lalu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diminta untuk mengganti semua sistem perangkat lunak kantor dengan produk dalam negeri hingga tahun 2027.

 

Langkah ini juga diterapkan pada sektor-sektor lainnya. Menurut dua sumber yang dikutip oleh Reuters pada Kamis (26/10/2023), sektor telekomunikasi dan keuangan adalah target berikutnya.

 

Secara khusus, dalam sektor keuangan, para peneliti yang didukung oleh pemerintah menyebut bahwa sektor keuangan digital memiliki potensi untuk disusupi oleh teknologi Barat.

 

Proses tender yang dilakukan oleh BUMN, pemerintah, dan militer juga terus mengalami peningkatan selama setahun terakhir. Jumlahnya meningkat dari 119 tender menjadi 235 sejak bulan September tahun lalu.

 

Selain itu, nilai proyek-proyek ini juga dilaporkan meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Reuters mencatat, berdasarkan data dari Kementerian Keuangan, nilai totalnya mencapai 156,9 juta yuan.

 

Namun, upaya ini juga menghadapi kendala, terutama dalam kemampuan China untuk memproduksi sendiri chip komputer. Hal ini akan menjadi hambatan bagi Beijing dalam menciptakan produk-produk lokal secara penuh.

Sumber: cnbcindonesia

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.