Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 21 February 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan tren kenaikan harga minyak dunia terus berlanjut. Hal ini tentu saja berdampak pada harga jual minyak tanah (BBM), khususnya pada bahan bakar nonsubsidi di Indonesia. Tutka Aliazi, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, mengatakan tren kenaikan harga minyak global disebabkan oleh konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Oleh karena itu, hal ini mempengaruhi aspek logistik minyak mentah di seluruh dunia.
Oleh karena itu, Perdana Menteri Tutka memberi isyarat bahwa subsidi harga bahan bakar akan berakhir bulan depan karena konflik Timur Tengah yang menyebabkan kenaikan harga minyak global. "Intensitasnya masih tinggi di Timur Tengah karena adanya gangguan logistik dan pada akhirnya akan terkena dampaknya. Jadi ini (kenaikan harga BBM) sangat perlu kita cermati karena harga minyak cenderung terus naik. Saya setuju dengan itu, " dia menambahkan.
Seperti kita ketahui bersama, harga minyak mentah Brent mengakhiri perdagangan kemarin dengan menguat. Peningkatan ini disebabkan masih adanya kekurangan pasokan akibat ketegangan di Timur Tengah. Pada perdagangan Senin (19 Februari 2024), harga minyak mentah Brent berada di level $83,56 per barel, naik $0,11 dibandingkan kemarin. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) tidak akan diperdagangkan di Amerika Serikat karena libur Hari Presiden.
Brent dan WTI berjangka masing-masing naik sekitar 1,5% dan 3%, pada minggu lalu karena meningkatnya risiko konflik di Timur Tengah. Konflik di Timur Tengah berlanjut selama akhir pekan, dengan serangan Israel yang memaksa penutupan rumah sakit terbesar kedua di Jalur Gaza.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.