Berita Terkini
Timur Tengah Memanas! NATO Bereaksi atas Rencana Blokade Hormuz oleh AS-Apa Dampaknya ke Dunia?
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 04 April 2026 Waktu baca 5 menit
Upaya diplomasi terbaru untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah kembali mengalami kegagalan setelah Iran dilaporkan menolak usulan gencatan senjata selama 48 jam yang diajukan oleh Amerika Serikat. Penolakan ini terjadi di tengah meningkatnya serangan militer serta memburuknya kondisi keamanan di kawasan tersebut.
Berdasarkan laporan dari kantor berita semi-resmi Fars News Agency pada Jumat (3/4/2026), proposal tersebut disampaikan kepada Teheran melalui perantara sebuah negara yang disebut sebagai “bersahabat” pada Kamis. Media tersebut mengutip sumber yang mengetahui proses tersebut.
Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa Washington meningkatkan intensitas upaya diplomatik untuk mewujudkan gencatan senjata, khususnya setelah serangan Iran yang menyasar “depot pasukan militer” milik Amerika Serikat di Pulau Bubiyan, yang berada di wilayah Kuwait.
Menurut laporan Fars, sejumlah penilaian menyebutkan bahwa proposal tersebut diajukan setelah krisis di kawasan semakin memburuk dan muncul “masalah serius” bagi pasukan AS akibat “kesalahan perhitungan” Washington terhadap kekuatan militer Iran.
Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa Iran tidak memberikan jawaban tertulis atas tawaran tersebut, melainkan meresponsnya melalui kelanjutan serangan di medan pertempuran.
Eskalasi konflik ini bermula pada 28 Februari, ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan bersama ke Teheran serta beberapa kota lainnya di Iran. Serangan tersebut menyebabkan tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, bersama sejumlah komandan militer tingkat tinggi dan warga sipil.
Sebagai bentuk balasan, Iran meluncurkan serangkaian serangan menggunakan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta aset milik Amerika Serikat di berbagai wilayah Timur Tengah, sehingga memperluas konflik dan meningkatkan potensi eskalasi lebih lanjut di kawasan tersebut.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.