Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 22 May 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Bank Indonesia (BI) meyakini nilai tukar rupiah akan terus meningkat di masa depan. Kini posisi dolar AS setara dengan Rp 16.000. Hal tersebut disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam jumpa pers, Rabu (21 Mei 2024).
“Ke depan, nilai tukar rupee diperkirakan akan stabil dengan bias ke atas, didorong oleh imbal hasil yang menarik seiring dengan kenaikan BI rate, penurunan premi risiko dan prospek perekonomian yang lebih baik serta komitmen BI untuk terus menstabilkan nilai tukar rupiah,” dia berkata. menjelaskan.
Selama tiga pekan terakhir, rupee berada dalam tren penguatan, dipengaruhi oleh kebijakan moneter BI yang bertujuan meminimalkan dampak ketidakstabilan perekonomian global.
“Respon kebijakan ini mendorong masuknya modal asing, khususnya SBN dan SRBI,” kata Perry.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.