Beberapa Negara ASEAN Mulai Tinggalkan Dollar AS

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 28 August 2023 Waktu baca 5 menit

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyebutkan bahwa negara-negara yang tergabung di ASEAN mulai meninggalkan dollar AS dalam transaksi antar negara. Hal ini disebutkan pada pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral ASEAN atau AFMGM.

 

Penggunaan mata uang lokal dalam transaksi antar negara dimaksudkan untuk memperkuat mata uang negara tersebut. Selain itu, Indonesia, Malaysia, dan Thailand sudah lebih dulu melakukannya dengan bank sentral di masing-masing negara.

 

Local Currency Settlement atau LCT yang digunakan adalah satu sistem yang bisa membuat biaya transaksi lebih murah. Dengan memanfaatkan nilai mata uang tersebut, transaksi lintas negara bisa langsung dilakukan tanpa perlu ditukarkan ke USD terlebih dahulu. Sebagai contoh, wisatawan Thailand yang bepergian ke Indonesia bisa langsung menukarkan Baht mereka ke Rupiah dan begitu pula sebaliknya.

 

Menurut Perry, para pemimpin ASEAN sudah mendukung dan ikut berkomitmen dalam memperluas transaksi yang disepakati oleh Menkeu ini. Utamanya dalam tiga bidang, yaitu untuk perdagangan, investasi, dan pembayaran lintas batas.

 

Dengan negara-negara ASEAN lain ikut mengikuti jejak Indonesia, Thailand, dan Malaysia dalam menggunakan LCT, bisa lebih meningkatkan ketahanan ekonomi kawasan. Dan akan memberikan efek langsung pada masalah ekonomi global di wilayah tersebut. Penggunaan LCT di kawasan ASEAN akan mempercepat proses pemulihan ekonomi negara-negara ASEAN karena mengurangi penggunaan dollar AS saat bertransaksi.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.