Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 10 March 2025 Waktu baca 5 menit
Banjir yang melanda Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bekasi mengakibatkan kerugian signifikan, terutama pada stok beras yang tidak sempat diselamatkan. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa sebanyak 20 karung beras, masing-masing seberat 50 kg, atau total 1 ton, terendam air dan mengalami kerusakan total.
"Banjir datang begitu cepat sehingga tidak semua stok dapat diselamatkan," ujar Dadan, Sabtu (8/3/2025). "Total 20 karung beras, masing-masing seharga sekitar Rp600.000, membuat kerugian material mencapai Rp12 juta. Namun, selain nilai beras, kita juga harus mempertimbangkan kerugian tempat penyimpanan, tenaga, dan waktu yang terbuang," tambahnya.
Selain beras, salah satu perangkat elektronik di fasilitas tersebut juga mengalami kerusakan akibat banjir. Namun, nilai kerugian untuk alat tersebut masih dalam proses perhitungan.
Kepala SPPG Kota Bekasi, Nindy Anita, menambahkan bahwa teknisi melarang penggunaan alat yang terdampak sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Kerugian dari beras sudah dipastikan mencapai Rp12 juta, tetapi untuk perangkat elektronik, kami masih menunggu hasil pengecekan teknis," jelas Nindy.
Meskipun mengalami kerugian besar, layanan di SPPG tetap berjalan tanpa gangguan. Pihak SPPG juga akan mengambil langkah-langkah pencegahan guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: bisnis.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.