Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 12 January 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Pasukan Houthi mengumumkan bahwa mereka segera melancarkan serangan udara balasan terhadap kapal perang AS dan Inggris di Laut Merah pada Jumat (21 Januari).
Seorang pejabat senior Houthi, Abdul Salam Jahaf, mengatakan serangan udara yang dilakukan kelompoknya merupakan respons terhadap pemboman AS dan Inggris terhadap beberapa kota di Yaman pada Jumat pagi. Wakil Menteri Luar Negeri Yaman rezim Houthi, Hussein Al Ezzi, memperingatkan bahwa AS dan Inggris akan menghadapi konsekuensi yang mengerikan akibat tindakan agresi terang-terangan tersebut.
“Negara kita telah mengalami serangan dahsyat dari kapal, kapal selam, dan pesawat tempur Amerika dan Inggris, dan Amerika serta Inggris tentunya harus siap membayar harga yang mahal dan menanggung semua akibat yang mengerikan dari tindakan agresi yang terang-terangan ini.”
Kelompok Houthi telah menguasai sebagian besar wilayah Yaman, terutama ibu kota Sanaa, sejak tahun 2014, ketika perang saudara pecah di negara tersebut.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengatakan pasukannya berhasil menyerang sejumlah sasaran Houthi di Yaman, seperti sejumlah pos militer dan gudang milisi. Serangan AS dan Inggris ini menandai eskalasi baru perang Hamas melawan Israel yang berlangsung sejak 7 Oktober.
Sejak Israel menghancurkan Hamas di Gaza, pasukan Houthi melancarkan serangkaian serangan terhadap negara Zionis tersebut. Kelompok Houthi kemudian meningkatkan serangannya terhadap Israel dengan mulai menyerang dan membajak kapal-kapal komersial terkait Israel yang melintasi Laut Merah. Kelompok Houthi mengatakan serangan itu bertujuan untuk melindungi Palestina, yang masih diserang secara brutal oleh Israel.
Sumber: cnnindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.