Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Berita Terkini - Diposting pada 14 April 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Direktorat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan tips berkendara aman di lalu lintas melaju untuk menghindari kecelakaan fatal seperti yang terjadi di Tol Jakarta Cikampek (Japek) Kilometer 58 awal pekan ini.
Hendro Sugiatno, Direktur Humas Kementerian Perhubungan, mengatakan seiring pemerintah memberlakukan peraturan lalu lintas dua arah di Jalan Tol Trans-Jawa selama periode lalu lintas Idul Fitri, tindakan pencegahan keselamatan ini harus dipatuhi dengan ketat. Tujuannya untuk memperlancar arus lalu lintas kedua arah.
Ia memberikan tips memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan bahan bakar penuh saat menempuh jalur sebaliknya. Pengemudi juga harus memastikan kendaraannya tetap berada di jalur paling kiri kecuali jika berpapasan dengan kendaraan lain. “Jika ada pemudik di jalur melaju, pastikan kendaraan Anda dalam kondisi baik dan tangki penuh.
Jika ada lebih dari satu jalur melaju, selalu berada di jalur paling kiri, kecuali saat melintas. kata Hendra dalam keterangan tertulis, Selasa (9 April 2024).
Tips Selanjutnya: Jika kendaraan Anda mengalami kerusakan, berhentilah di jalur paling kiri dan segera hubungi service center untuk mendapatkan bantuan. Pastikan juga kecepatan kendaraan sesuai dengan kecepatan yang ditentukan di lokasi arus balik.
Hendro mengatakan, pengemudi harus bisa mengantisipasi segala kemungkinan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya. Tidak terlalu dekat, tidak terlalu jauh. Selain dari aspek kendaraan, kondisi pengemudi sendiri juga tidak kalah pentingnya. Penggunaan jalur melaju memerlukan persiapan seperti kondisi fisik yang baik dan konsentrasi yang baik, ujarnya.
Ia mengatakan, pengemudi yang kurang sehat atau lelah sebaiknya tidak memaksakan diri menggunakan lalu lintas yang melaju. Pertama, utamakan istirahat di rest area atau tempat istirahat di luar tol. Seperti diketahui, 12 orang tewas dalam kecelakaan maut yang melibatkan dua mobil dan satu bus yang terjadi di Tol Japek sepanjang 58 km itu. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhajir Effendi mengatakan korban tewas terdiri dari tujuh laki-laki dan lima perempuan.
“(Korban dibunuh) tujuh laki-laki dan lima perempuan,” jelas Muhajir di RSUD Karawang, Senin (4 Agustus 2024). Kedua korban mengalami luka ringan, dan rupanya ada juga luka berat pada bus, kondektur, dan satu penumpang, kata Muhajir.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.