Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Berita Terkini - Diposting pada 22 February 2024 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (21 Februari 2024) resmi melantik pemimpin Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Pertanian dan Tata Ruang (ATR) atau Dirjen Badan Pertanahan Nasional (BPN). Selain itu, Jokowi juga menunjuk Hadi Jahjanto sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
Upacara pelantikan berlangsung pada Rabu (21 Februari 2024) di Istana Negara Jakarta. Hadi dan AHY dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 34P Tahun 2024. Mengutip Laporan Harta Kekayaan Pegawai Negeri Sipil (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dirilis Oktober 2016, AHY memiliki harta senilai Rp 15,2 miliar. Susilo Bambang Yudhoyono, putra Presiden Republik Indonesia (2004-2014), adalah seorang perwira militer sebelum terjun ke dunia politik. Dia kemudian memasuki dunia politik sebagai pemimpin Partai Demokrat.
Nama AHY mulai dikenal publik saat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017. Saat itu, ia berpasangan dengan Silviana Murni. Harta yang dimiliki AHY antara lain tanah dan tiga bangunan senilai Rp6.772.645.000, satu unit kendaraan senilai Rp550.000.000, satu perusahaan senilai Rp360.000.000, harta bergerak lainnya senilai Rp688.800.000, serta giro dan setara kas senilai Rp6.920. 360.024. Dalam laporan tersebut juga disebutkan bahwa AHY tidak memiliki hutang dan tidak memiliki harta berharga.
Sedangkan Hadi disebut memiliki harta sebesar Rp 22,84 miliar yang terakhir dilaporkan pada 27 Maret 2023. Ia memiliki lima properti dan bangunan di Malang dan Jakarta senilai total Rp 6,97 miliar. Hadi juga memiliki harta bergerak senilai Rp 486 juta berupa minibus Toyota Kijang, minibus Toyota Kijang Innova, Honda CR-V JEEP, dan sepeda motor Honda.
Mantan Kepala Staf TNI AU ini juga memiliki harta bergerak senilai Rp 1,9 miliar, surat berharga senilai Rp 3 miliar, serta uang tunai dan setara kas senilai Rp 10,48 miliar.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.