Prabowo Gerak Cepat! Strategi Penyelamatan Industri Tekstil & Alas Kaki RI

Berita Terkini - Diposting pada 20 March 2025 Waktu baca 5 menit

illustrasi

Presiden Prabowo Dorong Deregulasi Besar-Besaran untuk Tingkatkan Investasi dan Lapangan Kerja

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan deregulasi secara luas guna meningkatkan daya saing industri, menciptakan lapangan kerja, dan mempercepat investasi, khususnya di sektor tekstil, produk tekstil, alas kaki, serta industri padat karya lainnya.

 

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers di Istana Negara. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta anggota DEN M. Chatib Basri dan Marie Elka Pangestu.

 

Airlangga menekankan bahwa sektor tekstil dan produk tekstil saat ini menyerap hampir 4 juta tenaga kerja serta mencatatkan ekspor lebih dari US$ 2 miliar.

 

"Tadi Pak Presiden mengarahkan agar ketersediaan bahan baku, impor ilegal, dan rantai pasok (supply chain) dipermudah serta disederhanakan. Pemerintah juga akan melakukan harmonisasi tarif guna mendukung industri ini," ujar Airlangga, Rabu (20/3/2024).

 

Lebih lanjut, Pemerintah juga akan menangani praktik dumping melalui kebijakan anti-dumping guna melindungi industri dalam negeri.

 

Industri Padat Karya Masuk PSN, Pemerintah Berikan Insentif dan Subsidi Kredit

Presiden Prabowo Subianto juga mendorong agar industri padat karya, seperti tekstil dan alas kaki, masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan demikian, industri ini akan memperoleh kemudahan perizinan serta berbagai insentif fiskal dan nonfiskal.

 

Selain itu, dalam rangka meningkatkan daya saing industri, Pemerintah menyiapkan paket revitalisasi mesin-mesin produksi. Sebagai bagian dari program ini, disediakan kredit investasi sebesar Rp20 triliun dengan subsidi bunga 5% selama 8 tahun untuk sektor padat karya seperti tekstil, alas kaki, makanan dan minuman, serta furnitur.

 

Aturan terkait skema kredit dan subsidi bunga 5% ini akan segera diluncurkan agar program dapat berjalan setelah Lebaran.

Sumber: cnbcindonesia.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.