Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Saham News - Diposting pada 19 March 2025 Waktu baca 5 menit
Pasar saham Indonesia mencatatkan kinerja terburuk sejak awal pandemi Covid-19 pada Maret 2020, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga 7,11% sebelum mengalami trading halt. Kejatuhan ini dipicu oleh kombinasi sentimen negatif domestik, mulai dari deflasi hingga pelemahan penerimaan pajak.
Pada perdagangan Selasa (18/3/2025), IHSG ditutup turun 3,84% di level 6.223,39, menandai penurunan beruntun selama empat hari dan menjadi koreksi terdalam sejak 2020. Bahkan, sepanjang sesi intraday, IHSG sempat menyentuh level 6.011,84, dengan penurunan 7,11% sebelum akhirnya menutup kerugian lebih rendah.
Koreksi tajam ini justru membuka peluang bagi investor untuk mencari keuntungan pada perdagangan hari ini. Apalagi, IHSG mampu menutup sesi perdagangan dengan kerugian yang lebih rendah, sehingga ada potensi rebound.
Selain itu, keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI) yang dijadwalkan hari ini juga menjadi faktor krusial. Pasar berharap BI akan mengambil kebijakan yang lebih longgar guna mendorong likuiditas dan menopang pasar modal.
Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) yang berlangsung pada 18-19 Maret 2025 menjadi perhatian utama, terutama terkait kemungkinan perubahan suku bunga acuan (BI Rate).
Sejauh ini, BI telah mempertahankan BI Rate di level 5,75% sejak Februari 2025, sesuai dengan prediksi sebagian besar lembaga ekonomi. Dari 17 institusi, mayoritas memproyeksikan suku bunga tetap di level 5,75%, meskipun ada tiga lembaga yang memperkirakan pemangkasan ke 5,50%.
Sejumlah saham konglomerat, terutama milik Prajogo Pangestu, berpeluang rebound setelah mengalami tekanan jual besar-besaran. Biasanya, ketika saham-saham Prajogo menyentuh Auto Rejection Bawah (ARB), peluang teknikal rebound untuk esok hari terbuka lebar.
Empat saham Prajogo Pangestu yang berpotensi mengalami teknikal rebound pada perdagangan hari ini adalah:
| Emiten | Pergerakan 18/3/2025 | Harga Saham 18/3/2025 | Keterangan |
|---|---|---|---|
| PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) | −18,42% | 5.425 | Sempat ARB -19,92%, ditutup lebih tinggi |
| PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) | −11,79% | 5.050 | Sempat ARB -20%, ditutup lebih tinggi |
| PT Petrosea Tbk (PTRO) | −11,72% | 2.410 | Sempat ARB -24,91%, ditutup lebih tinggi |
| PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) | −11,64% | 6.075 | Sempat ARB -20%, ditutup lebih tinggi |
Namun, jika IHSG kembali melemah hari ini, peluang rebound bisa semakin terbatas. Bagi investor jangka pendek yang ingin memanfaatkan momentum ini, disarankan untuk menerapkan strategi cut loss di kisaran 2-3% guna membatasi potensi kerugian jika rebound gagal terjadi.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.