Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Berita Terkini - Diposting pada 24 February 2025 Waktu baca 5 menit
Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong lahirnya konglomerat di sektor pertanian, mengingat potensi ekonomi yang besar dan peluang yang terbuka lebar di industri ini.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh kebijakan yang berpihak kepada petani dan sektor pangan. Menurutnya, pertanian memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk meraih kesuksesan ekonomi dalam skala besar.
"Jika ingin menjadi konglomerat, masuklah ke sektor pertanian karena peluang ekonominya sangat besar dan terbuka lebar," ujar Amran dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/2/2025).
Amran menyoroti perhatian besar Presiden Prabowo Subianto terhadap sektor pertanian, yang diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis, seperti:
"Menjadi pemimpin negara berarti harus peduli terhadap petani. Suara petani adalah suara rakyat, dan suara rakyat adalah suara Tuhan. Dari 10 konglomerat besar di Indonesia, 8 di antaranya berasal dari sektor pertanian. Tidak ada alasan untuk tidak eksis di masa depan. Semua yang kita jalani saat ini berada di jalur yang benar," tegas Amran.
Amran menekankan bahwa kebangkitan sektor pertanian harus terus dijaga oleh seluruh pihak, terutama generasi muda. Ia optimistis bahwa Indonesia dapat menjadi kekuatan global dalam 10 tahun ke depan melalui kontribusi pemuda.
"Harus ada optimisme dalam mencapai visi Indonesia Emas. Jika kita berkomitmen, dalam 5 hingga 10 tahun ke depan kita bisa mengguncang dunia. Ingin sukses? Mulailah dengan mimpi besar, tetap konsisten, dan tekuni bidang yang ditekuni," ujarnya.
Saat ini, pemerintah tengah berupaya mewujudkan swasembada pangan melalui sejumlah program strategis nasional, seperti:
Amran juga memastikan bahwa stok pangan nasional dalam kondisi aman, terutama menjelang bulan Ramadan.
"Kita patut bersyukur karena tahun ini kita memiliki stok pangan terbesar sebelum Ramadan. Ke depan, kami akan merancang Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," pungkasnya.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.