Data Pengangguran AS Melebihi Ekspektasi, Rupiah Menguat 0,15%

Berita Terkini - Diposting pada 18 November 2023 Waktu baca 5 menit

Rupiah menguat sebesar 0,15% atau 24 poin, mencapai Rp 15.531 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan pagi Jumat (17/11). Pada hari sebelumnya, rupiah berada pada posisi Rp 15.555 per dolar AS.

 

Analis Bank Woori Saudara BWS, Rully Nova, menyatakan bahwa penguatan nilai tukar rupiah terjadi setelah Amerika Serikat merilis data pengangguran. Angkanya meningkat sebesar 13 ribu menjadi 231 ribu, melebihi perkiraan sebelumnya sebanyak 220 ribu.

 

Dengan demikian, Rully memproyeksikan bahwa rupiah akan mengalami penguatan hari ini dalam kisaran Rp 15.490 hingga Rp 15.540 per dolar AS. "Dipengaruhi oleh faktor eksternal dari Amerika Serikat," ujar Rully, seperti yang dikutip dari Antara.

 

Ia juga mencatat adanya sentimen positif dari pertemuan antara Presiden Cina, Xi Jinping, dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang berlangsung kemarin. Salah satu hasilnya adalah peluang untuk mengurangi sanksi ekonomi terhadap Cina. "Hal ini akan berdampak pada peningkatan volume perdagangan global," katanya.

 

Selama seminggu terakhir, terdapat data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan penurunan. Mulai dari peringkat utang AS oleh Moody's yang berubah dari stabil menjadi negatif hingga perkiraan pertumbuhan ekonomi AS yang melambat, menandai masuknya Paman Sam ke dalam periode soft landing.

 

Sementara itu, dari segi sentimen domestik, belum ada perkembangan terkini kecuali neraca perdagangan Indonesia yang kembali mencatatkan surplus untuk ke-42 kalinya berturut-turut.

 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan barang Indonesia pada Oktober 2023 mencatatkan surplus sebesar US$ 3,48 miliar. Angka ini mengalami kenaikan sebesar US$ 0,07 miliar dibandingkan dengan capaian pada bulan September 2023 (month to month/mtm). Namun demikian, terjadi penurunan sebesar US$ 2,12 miliar jika dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun 2022 (year on year/yoy).

Sumber: katadata.co.id

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.