Dana Sudah Tersedia, Prabowo Bersiap Mengalokasikan Rp400 Triliun untuk Makan Siang Anak Sekolah

Berita Terkini - Diposting pada 10 November 2023 Waktu baca 5 menit

Prabowo Subianto mengusulkan program makan siang gratis bagi anak sekolah jika terpilih sebagai Presiden RI ke-8 pada tahun 2024 mendatang. Prabowo serius dalam rencananya ini, bahkan telah mengalokasikan dana sebesar Rp400 triliun untuk mewujudkan program tersebut. Calon Wakil Presiden dari Koalisi Indonesia Maju ini menyatakan bahwa program ini menjadi salah satu langkah untuk mengatasi stunting dan angka kemiskinan dari akar permasalahannya.

 

"Dari sisi anggaran pendidikan 2024 sebesar Rp660 triliun, pertanyaannya apakah makan siang untuk anak sekolah masuk ke dalam kategori pendidikan? Jadi sebenarnya, alokasi anggaran sebesar Rp400 triliun ini sudah ada," ungkapnya dalam Sarasehan 100 Ekonom 2023, pada Rabu (8/11/2023). Prabowo meyakini bahwa Indonesia memiliki kemampuan untuk melaksanakan hal tersebut, mengingat India, yang memiliki PDB perkapita lebih rendah dari Indonesia, telah berhasil melaksanakan program serupa.

 

Dia mencontohkan bahwa India telah berhasil melaksanakan revolusi putih dengan memberikan susu kepada anak sekolah selama 35 tahun. "Awalnya hanya susu, tetapi ini memberikan dampak signifikan. Selain itu, saya kira mereka telah melaksanakan program makan gratis sekolah selama 4-5 tahun. Hal serupa juga terjadi di Thailand, Singapura, dan Malaysia," tambahnya. Dari segi anggaran perlindungan sosial dalam APBN 2024 yang hampir mencapai Rp500 triliun, jika sebagian dana tersebut dialokasikan untuk makan siang anak-anak Indonesia, hal ini dapat meringankan beban masyarakat miskin dan rentan.

 

Prabowo optimis bahwa Indonesia mampu melaksanakan program ini dengan anggaran yang cukup besar, sekaligus menyelesaikan masalah kemiskinan. Ini sejalan dengan visi misi Prabowo-Gibran, di mana pemberantasan kemiskinan harus menjadi prioritas utama kebijakan pemerintah. Upaya mencapai nol persen kemiskinan ekstrem diharapkan dapat dilakukan dalam 2 tahun pertama pemerintahan, sementara untuk kemiskinan relatif diharapkan dapat turun di bawah 6% pada akhir 2029.

 

"Jadi, saya sangat yakin bahwa pelaksanaan program makan siang ini dapat kita lakukan. Daripada membiarkan dana sekitar Rp400 triliun – Rp500 triliun tidak jelas digunakan, lebih baik langsung diarahkan ke akar permasalahan," tegasnya.

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.