Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Crypto News - Diposting pada 28 January 2025 Waktu baca 5 menit
Taiwan Siapkan Langkah Berani untuk Integrasi Stablecoin dengan Keuangan Tradisional
Dalam upaya memperkuat hubungan antara mata uang kripto dan keuangan konvensional, Komisi Pengawas Keuangan (FSC) Taiwan berencana mengajukan rancangan undang-undang yang memungkinkan bank lokal menerbitkan stablecoin yang dipatok pada Dolar Taiwan Baru (NTD).
Rancangan ini, yang diproyeksikan akan diperkenalkan pada Juni 2025, bertujuan untuk menjembatani kesenjangan antara mata uang fiat dan digital, memberikan akses lebih luas kepada investor ke pasar kripto yang terus berkembang.
Langkah Bagian dari Kerangka Regulasi Baru
Menurut laporan dari Money UDN, inisiatif FSC ini merupakan bagian dari kerangka kerja “Peraturan Pendaftaran VASP” yang telah berlaku sejak Januari 2025. Kerangka tersebut mengatur penyedia layanan aset virtual dengan memastikan kepatuhan terhadap protokol anti pencucian uang yang ketat serta pelaporan risiko secara rutin.
Usulan agar bank dapat menerbitkan stablecoin dipandang sebagai langkah maju yang signifikan, menciptakan lingkungan transaksi mata uang kripto yang lebih aman dan teratur. FSC juga menegaskan bahwa semua stablecoin yang diterbitkan di Taiwan akan berada di bawah pengawasan bersama bank sentral untuk memastikan stabilitas dan legitimasi.
Peran Stablecoin dalam Ekosistem Keuangan
Ketua FSC, Peng Jinlong, menyebut stablecoin sebagai alat penting bagi investor untuk memudahkan transisi antara mata uang tradisional dan digital. Namun, Direktur Bank Sentral Taiwan, Zhuang Xiuyuan, menyuarakan kekhawatiran terkait stablecoin global seperti Tether dan USDC, yang dukungannya dinilai kurang transparan dan tidak diakui pemerintah.
Untuk menjawab tantangan ini, setiap stablecoin yang diterbitkan di Taiwan nantinya memerlukan persetujuan eksplisit dari FSC. Proses ini akan memastikan penerbit memenuhi standar kredibilitas tinggi serta memiliki cadangan aset yang memadai.
Tantangan dan Kehati-hatian dalam Implementasi
Meski optimisme menyelimuti rancangan undang-undang ini, tantangan tetap ada. Zhuang menekankan perlunya diskusi lebih lanjut tentang dampaknya pada kebijakan moneter dan stabilitas keuangan. Transisi dari ekonomi virtual menuju penggunaan stablecoin dalam kehidupan sehari-hari akan dilakukan secara hati-hati dan bertahap.
Langkah legislatif ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam adopsi kripto di Taiwan, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi negara lain dalam mengatur mata uang digital. Saat Taiwan melangkah ke era baru integrasi perbankan tradisional dengan kripto, dunia akan memperhatikan pendekatan yang diambil untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang di lanskap keuangan digital.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.