Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Crypto News - Diposting pada 28 January 2025 Waktu baca 5 menit
SEC Bentuk Gugus Tugas Baru untuk Atur Industri Kripto
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) mengumumkan pembentukan gugus tugas baru yang fokus pada regulasi aset kripto. Penjabat Ketua SEC, Mark Uyeda, meluncurkan inisiatif bernama "SEC Crypto 2.0," yang bertujuan untuk mengembangkan kerangka regulasi yang komprehensif dan transparan untuk industri ini.
Pengumuman tersebut dirilis hanya beberapa hari setelah SEC mulai mencari pendekatan baru untuk mengatur kripto di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump. Dalam siaran pers resmi pada 21 Januari, SEC mengungkapkan bahwa Komisaris Hester Peirce akan memimpin gugus tugas ini.
Tujuan dan Fokus Gugus Tugas
Crypto 2.0 dirancang untuk memberikan kejelasan regulasi bagi para pelaku industri kripto. Selama ini, SEC dianggap lebih banyak menggunakan tindakan penegakan hukum yang bersifat reaktif dan sering kali mengandalkan interpretasi hukum yang belum teruji. Gugus tugas baru ini diharapkan dapat memberikan panduan yang jelas bagi perusahaan yang ingin mendaftar di SEC dan menciptakan solusi praktis untuk industri.
Selain itu, SEC berencana untuk bekerja sama dengan lembaga federal lainnya, seperti Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC), serta menjalin kolaborasi dengan mitra negara bagian dan internasional. Menurut Komisaris Peirce, keberhasilan gugus tugas ini akan bergantung pada masukan dari berbagai pihak, termasuk investor, pelaku industri, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
"Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan regulasi yang melindungi investor, mendorong pembentukan modal, menjaga integritas pasar, dan mendukung inovasi," ujar Peirce.
Perubahan di Era Baru Regulasi Kripto
Pembentukan gugus tugas ini dilakukan sehari setelah pengunduran diri mantan Ketua SEC, Gary Gensler. Kritik terhadap pendekatan Gensler, yang dinilai terlalu bergantung pada penegakan hukum dan kurang memberikan jalur pendaftaran yang jelas bagi perusahaan kripto, mendorong kebutuhan akan perubahan besar dalam regulasi.
Di bawah kepemimpinan Uyeda, gugus tugas ini juga akan mengembangkan "kerangka kerja pengungkapan yang masuk akal" dengan mempertimbangkan masukan dari publik. Tim yang dipimpin Peirce akan mengadakan berbagai diskusi, termasuk pertemuan meja bundar, untuk mendapatkan pandangan yang lebih luas mengenai regulasi kripto.
Langkah ini menjadi salah satu upaya penting untuk menciptakan kejelasan dan stabilitas di industri kripto, sekaligus membuka jalan bagi inovasi di sektor aset digital.
Sumber: coinjournal.net
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.