Kepemilikan XRP Ripple Meningkat US$ 125 Miliar Sejak Pemilu AS 2016, Apa Dampaknya?

Crypto News - Diposting pada 19 January 2025 Waktu baca 5 menit

Ilustrasi Token XRP

DIGIVESTASI - Nilai XRP Ripple Meroket Hingga Rp 2.049 Triliun Sejak Trump Terpilih Kembali

Total kepemilikan XRP milik Ripple mengalami lonjakan signifikan hingga mencapai sekitar US$ 125 miliar (Rp 2.049,7 triliun) sejak Donald Trump memenangkan Pemilihan Umum Presiden Amerika Serikat (AS) pada November lalu. Kenaikan luar biasa ini menunjukkan besarnya keuntungan yang diraih perusahaan-perusahaan kripto AS akibat terpilihnya kembali Trump. Angka tersebut juga menjadi alasan utama di balik dukungan penuh Ripple terhadap pemerintahan presiden terpilih.

 

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Ripple menguasai sekitar 4,44 miliar XRP sebagai aset likuid. Selain itu, perusahaan juga mengawasi hampir 39 miliar XRP yang tersimpan di rekening penampungan. Token XRP sendiri pertama kali dikembangkan oleh pendiri Ripple pada tahun 2012.

 

Harga XRP Mendekati Rekor Tertinggi

Menjelang Pemilu Presiden AS 2024, harga XRP tercatat di angka US$ 0,50 (Rp 8.198). Namun, sejak kemenangan Trump, nilai token ini melonjak tajam. Minggu ini, harga XRP mendekati level tertingginya sepanjang masa, yakni US$ 3,40 (Rp 55.751). Pada perdagangan Kamis (16/1), harga token tersebut mencapai US$ 3,38 (Rp 55.423).

 

Saat ini, total nilai kepemilikan XRP yang dilaporkan Ripple mencapai sekitar US$ 146,48 miliar (Rp 2.401,89 triliun), jauh meningkat dibandingkan nilai November lalu yang hanya sebesar US$ 21 miliar (Rp 344,34 triliun).

 

Peran Kampanye Kripto dalam Pemilu AS 2024

Kesuksesan luar biasa ini juga tidak lepas dari kampanye masif yang dilakukan Ripple bersama perusahaan kripto besar lainnya untuk memengaruhi kebijakan kripto AS melalui Pemilu 2024.

Tahun lalu, Ripple, Coinbase, dan Andreessen Horowitz memimpin kampanye dengan dukungan super PAC senilai US$ 300 juta (Rp 4,9 triliun). Kampanye ini bertujuan memperbaiki regulasi kripto yang lesu sekaligus mengukuhkan industri ini sebagai salah satu kekuatan utama di Washington.

 

Hasilnya, hampir semua kandidat yang didukung oleh super PAC kripto berhasil memenangkan pemilu pada November 2024. Pemerintahan baru AS kini diperkirakan akan mengubah pendekatan terhadap industri kripto yang sebelumnya kerap dipertanyakan legalitasnya.

 

Trump Beri Sinyal Dukungan untuk Industri Kripto

Sejak kemenangan dalam pemilu, Donald Trump telah mengisyaratkan dukungannya terhadap kripto. Presiden terpilih tersebut diprediksi akan segera mengeluarkan sejumlah perintah eksekutif yang pro-industri kripto setelah resmi dilantik pada 20 Januari mendatang.

Menjelang pelantikannya, berbagai perusahaan kripto, termasuk Ripple, turut memberikan dukungan finansial kepada pemerintahan baru. Ripple bahkan menyumbang US$ 5 juta (Rp 81,99 miliar) untuk dana pelantikan Trump, jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan kontribusi dari perusahaan kripto lainnya.

Sumber: katadata.id

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.