Saham News
IHSG Masih Merah, Tapi Saham Ini Justru Menarik Diburu-Peluang di Tengah Tekanan
/index.php
Crypto News - Diposting pada 25 January 2025 Waktu baca 5 menit
DIGIVESTASI - Sebuah survei terbaru yang dilakukan oleh ChainPlay dan Storible menunjukkan bahwa hampir 70 persen warga Amerika kini memiliki aset kripto, sebuah capaian besar bagi mata uang digital di AS. Survei yang melibatkan 1.428 responden ini memperlihatkan bahwa kripto telah menjadi pilihan investasi bagi berbagai kelompok usia.
Faktor politik juga turut mendorong tren ini. Kemenangan Donald Trump menjadi pemicu bagi sekitar 40 persen warga Amerika untuk menambah investasi mereka di kripto. Lebih mencengangkan lagi, 84 persen dari kelompok ini adalah investor pertama kali, menandakan bagaimana peristiwa besar dapat meningkatkan ketertarikan terhadap aset digital.
Dalam mengalihkan portofolionya, lebih dari separuh responden (52 persen) mengaku menjual saham atau emas untuk membeli Bitcoin (BTC), sedangkan 20 persen lainnya mengalokasikan lebih dari 30 persen total investasi mereka ke kripto.
“Tren ini menunjukkan optimisme besar masyarakat terhadap masa depan mata uang kripto. Hasil survei kami mengindikasikan antusiasme yang kuat di pasar ini,” ungkap ChainPlay, sebagaimana dikutip dari Coinmarketcap, Kamis (23/1/2025).
Sebagian besar investor (60 persen) berencana menggandakan kepemilikan mereka pada tahun 2025, mencerminkan keyakinan akan pertumbuhan jangka panjang kripto. Generasi muda memimpin dalam adopsi ini, dengan Gen Z mulai berinvestasi rata-rata di usia 22 tahun, Generasi Milenial di usia 29 tahun, dan Generasi Baby Boomer memulai pada usia sekitar 50 tahun.
Namun, pertumbuhan kripto di AS juga menghadapi tantangan berupa meningkatnya risiko penipuan. Data FBI mengungkapkan bahwa kerugian akibat penipuan terkait kripto pada tahun 2023 mencapai lebih dari USD 5,6 miliar, naik 45 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total 69.000 pengaduan yang diterima FBI, 71 persen kerugian diakibatkan oleh penipuan investasi, dengan kerugian mencapai sekitar USD 3,96 miliar.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: liputan6.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.