Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Crypto News - Diposting pada 26 March 2025 Waktu baca 5 menit
XRP, token kripto yang diterbitkan oleh Ripple Labs, mencatat lonjakan harga yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir, mencapai level tertinggi sejak awal 2018. Beberapa faktor utama yang mendorong kenaikan ini mencakup perubahan regulasi di Amerika Serikat, akumulasi oleh investor besar (whale), peluncuran produk baru oleh Ripple Labs, serta spekulasi mengenai potensi peluncuran ETF XRP, dikutip dari Bittime dan Coinvestasi.
Perubahan Regulasi di Amerika Serikat
Sentimen positif terhadap XRP meningkat setelah kemenangan Donald Trump dalam Pemilu Presiden AS pada 5 November 2024. Trump, yang dikenal memiliki sikap pro-kripto, memunculkan harapan akan regulasi yang lebih mendukung aset digital. Sebelumnya, Ripple Labs menghadapi tekanan dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) di bawah kepemimpinan Gary Gensler. Dengan pelantikan Trump pada 20 Januari 2025 dan pengunduran diri Gensler dari SEC pada hari yang sama, pasar melihat peluang besar bagi perkembangan industri kripto, dikutip dari laporan Bittime, Coinvestasi, dan Barrons.
Akumulasi oleh Investor Besar (Whale)
Menurut laporan dari Coinvestasi, peningkatan harga XRP juga didorong oleh aktivitas akumulasi dari whale, yakni individu atau entitas dengan kepemilikan aset kripto dalam jumlah besar. Dalam sebulan terakhir, whale menunjukkan minat tinggi terhadap XRP, dengan total kepemilikan mereka mencapai level tertinggi dalam enam tahun terakhir. Data dari Santiment mengungkapkan bahwa pemegang XRP dengan jumlah antara 1 juta hingga 10 juta XRP telah membeli lebih dari 679 juta koin hanya dalam waktu tiga minggu.
Peluncuran Stablecoin RLUSD oleh Ripple Labs
Komunitas XRP saat ini menantikan peluncuran stablecoin RLUSD oleh Ripple Labs. Stablecoin ini dirancang untuk memiliki nilai tetap 1:1 terhadap dolar AS dan bertujuan untuk melengkapi token XRP dengan menyediakan solusi pembayaran yang lebih stabil. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Menurut laporan dari FoxBusiness, Departemen Layanan Keuangan New York (NYDFS) memberikan indikasi positif terhadap persetujuan stablecoin RLUSD, dengan Ripple menargetkan peluncuran stablecoin ini pada 4 Desember 2024.
Potensi Peluncuran ETF XRP Keberhasilan peluncuran ETF Bitcoin dan Ethereum pada tahun 2025
Potensi ETF ini telah memicu spekulasi mengenai kemungkinan peluncuran ETF XRP. Ripple dilaporkan telah menjalin kerja sama dengan perusahaan seperti Bitwise Asset Management dan WisdomTree untuk mengajukan ETF XRP ke SEC. Jika disetujui, peluncuran ETF XRP diperkirakan akan mendorong lonjakan harga lebih lanjut dengan menarik lebih banyak investor institusional.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor tersebut, XRP menunjukkan potensi pertumbuhan yang signifikan dalam waktu dekat. Namun, investor tetap disarankan untuk melakukan riset mendalam dan mempertimbangkan risiko volatilitas yang melekat dalam pasar kripto sebelum mengambil keputusan investasi.
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.