Dubai Siap Hadirkan Crypto Tower Pertama di Dunia pada 2027

Crypto News - Diposting pada 17 January 2025 Waktu baca 5 menit

Ilustrasi Kota Dubai

DIGIVESTASI - Dubai Akan Bangun Crypto Tower 17 Lantai untuk Dukung Sektor Blockchain dan Web3

Dubai telah mengumumkan rencana pembangunan Crypto Tower setinggi 17 lantai sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan pesat sektor blockchain dan Web3. Gedung ini akan menyediakan ruang seluas 150.000 kaki persegi yang dapat disewa, menjadi pusat inovasi dan pengembangan teknologi Web3. Persaingan antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Amerika Serikat untuk menjadi pusat blockchain global semakin ketat.

 

Integrasi Blockchain untuk Operasi Penyewa

Menurut laporan setempat, Crypto Tower akan memanfaatkan teknologi blockchain untuk berbagai aktivitas dan operasi penyewa. Fitur seperti voting on-chain, sumber daya bersama, smart contract, serta sistem otomatis lainnya dirancang untuk menyederhanakan proses operasional. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban administrasi sekaligus menjadi standar baru dalam pengelolaan komunitas.

 

Sebanyak sembilan lantai akan difungsikan sebagai ruang kantor bagi startup kripto dan perusahaan besar yang sudah mapan. Tiga lantai lainnya akan dialokasikan untuk inkubator blockchain, perusahaan modal ventura, dan kelompok investasi. Selain itu, desain menara mencakup area acara dalam ruangan seluas 10.000 kaki persegi dan tempat acara luar ruangan seluas 3.500 kaki persegi yang akan digunakan untuk kegiatan terkait blockchain dan kripto.

 

Tiga lantai teratas gedung ini akan menjadi lokasi klub kripto dengan luas 30.000 kaki persegi, yang dirancang untuk mendukung aktivitas jaringan dan rekreasi bagi komunitas blockchain.

 

Langkah Strategis Dubai untuk Menjadi Pusat Blockchain Global

Crypto Tower juga akan memiliki berbagai fasilitas pendukung, seperti galeri seni NFT, toko emas batangan, serta dealer mobil eksotis. Menara ini akan dilengkapi dengan brankas aman seluas 5.000 kaki persegi untuk menyimpan barang berharga, termasuk emas, uang tunai, dan dompet dingin.

 

Proyek pembangunan ini ditargetkan selesai pada kuartal pertama 2027 dan akan mulai beroperasi segera setelahnya. Dubai terus memperkokoh posisinya sebagai pusat inovasi blockchain dan kripto global.

 

Pada Desember lalu, TON DLT Foundation resmi terdaftar di Abu Dhabi di bawah kerangka kerja Abu Dhabi Global Market (ADGM), memperoleh pengakuan hukum sebagai organisasi terdesentralisasi. Chainlink Labs juga telah memperkuat kehadirannya di kawasan ini melalui ADGM.

 

Pada Oktober 2024, Ripple mendapat persetujuan regulasi dari Dubai Financial Services Authority (DFSA) untuk memperluas operasinya di Dubai International Financial Centre (DIFC). Selain itu, Pengadilan Tingkat Pertama Dubai telah mengesahkan pembayaran gaji menggunakan kripto dalam kontrak kerja, menandai langkah maju lainnya dalam adopsi teknologi blockchain di wilayah ini.

Sumber: id.beincrypto.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.