Bitcoin Nilainya Kokoh di Atas US$43.000

Crypto News - Diposting pada 03 February 2024 Waktu baca 5 menit

DIGIVESTASI - Bitcoin (BTC) mengalami fluktuasi hingga awal Februari 2024. Bitcoin memulai minggu ini dengan positif, bertahan di sekitar $43,000. Mengutip data dari Coin Market Cap, Bitcoin  naik 0,12% pada hari Sabtu (2 Maret 2024) menjadi $43,250 selama 224 jam terakhir dan naik 3,44% dalam seminggu. 

 

Selama seminggu terakhir, Bitcoin turun di bawah $40,000, turun 20% menjadi $38,600. Penurunan ini mengikuti kenaikan menjadi $48,983 ketika ETF Bitcoin spot pertama diperdagangkan di Amerika Serikat pada 11 Januari 2024 setelah persetujuan peraturan pada 10 Januari 2024.  Total kapitalisasi pasar aset kripto adalah $848,42 triliun. Sementara itu, Ethereum (ETH) juga mengalami kenaikan 0,15% dalam 24 jam, diperdagangkan pada $2,317 selama 24 jam terakhir.

 

Beberapa altcoin juga memperoleh keuntungan signifikan selama tujuh hari terakhir. Misalnya, Ronin (RON)  naik 25,48% menjadi $2,94. Selanjutnya, Chainlink juga meningkat 24,43% dalam seminggu menjadi $17,71.

 

Alasan mengapa Bitcoin turun minggu lalu

Analis Ajaib Crypto mengatakan penjualan berdasarkan berita dan aksi  ambil untung oleh investor setelah persetujuan ETF Bitcoin spot bertanggung jawab atas penurunan tersebut. Dimana akumulasi besar-besaran telah dimulai sejak Blackrock mendaftarkan spot Bitcoin ETF pada Juni 2023.  

 

Investor Grayscale Bitcoin (GBTC) juga diamati telah menjual GBTC senilai lebih dari $2 miliar  sejak beralih ke ETF, termasuk FTX yang menjual saham senilai $1 miliar. Namun pada akhir pekan, arus keluar dari ETF GBTC melambat, diikuti oleh peningkatan arus masuk dari ETF Bitcoin spot lainnya seperti BlackRock dan Fidelity. 

 

Selain itu, pemerintah AS  berencana untuk menjual sekitar 2,930 Bitcoin senilai $117 juta, termasuk $130 juta yang disita dari Jalur Sutra. Pekan ini, setelah Komite Pasar Terbuka Federal  (FOMC) mengadakan rapat kebijakan selama dua hari pada Selasa (30 Januari 2024) dan Rabu (31 Januari 2024). Investor optimis bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga  stabil antara 5,25  dan 5,50%, dan hal tersebut memang benar. 

 

Pandangan lain adalah bahwa SFC telah menerima aplikasi  ETF Bitcoin pertama, sementara 10 lembaga keuangan lainnya secara aktif mempersiapkan peluncuran ETF mereka. “Hong Kong berpotensi menjadi negara Asia pertama yang menyetujui ETF Bitcoin spot dengan harapan dapat meluncurkan ETF Bitcoin spot pertama setelah Tahun Baru Imlek pada 10 Februari,” jelas analis Ajaib Crypto dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (Maret 2 Agustus 2024). 

 

Mulai tanggal 29 Januari 2024, Google juga telah mengaktifkan iklan  produk ETF di Amerika Serikat, sehingga BlackRock, VanEck, dan Franklin Templeton dapat meluncurkan kampanye iklan untuk ETF Bitcoin spot mereka. “Langkah ini tidak hanya membuka peluang baru untuk ETF Bitcoin, tetapi juga menandai semakin besarnya pengakuan cryptocurrency sebagai kelas aset yang sah,” tambah analis Crypto Magic.

 

Prediksi Bitcoin minggu ini 

Pekan ini, pasar kripto sedang bullish karena The Fed akan menahan suku bunga di FOMC pada  30-31 Januari, sehingga diharapkan tidak berdampak signifikan terhadap pasar uang elektronik. Namun yang mengkhawatirkan adalah petunjuk kapan The Fed berencana menurunkan suku bunganya. 

 

Secara teknikal, pada Selasa pagi (30/1)  pukul 08:00 WIB, BTC bergerak di level 43,200 USD, melampaui MA-20 dan MA-50. Selain itu, jika BTC dapat bertahan di atas MA-50 atau sekitar $42,850 maka kemungkinan besar akan bergerak menuju zona resistensi $44,500 dan kemudian $45,500. Sedangkan jika tembus ke bawah MA-50, maka support dinamis dari MA-20 kemungkinan akan turun ke kisaran $42,000 dan support terdekat berada di $40,500. Namun, investor dan pedagang harus berhati-hati dan memantau perkembangan pasar. Oleh karena itu, penting untuk melakukan riset independen dan berinvestasi sesuai profil risiko masing-masing.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: bisnis.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.