UMKM Naik Kelas dengan Literasi Keuangan Aplikasi SIAPIK

Teknologi Terkini - Diposting pada 12 June 2023 Waktu baca 5 menit

Peningkatan literasi keuangan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pencatatan keuangan digital dapat memberikan dorongan bagi UMKM untuk mengakses pembiayaan, pasar, dan meningkatkan kapasitas produksi mereka. Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek) dalam mendorong peningkatan literasi keuangan UMKM melalui pemanfaatan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SIAPIK). Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara BI dan Perguruan Tinggi sebagai implementasi nota kesepahaman sebelumnya.

 

Pada hari Rabu, 7 Juni 2023 yang lalu, telah dilakukan penandatanganan PKS antara Bank Indonesia dan beberapa Perguruan Tinggi, antara lain Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen dengan Politeknik Keuangan Negara STAN dan Universitas Trisakti, KPw BI Provinsi Sulawesi Selatan dengan Universitas Hasanudin, KPw BI Provinsi Kalimantan Selatan dengan Universitas Lambung Mangkurat, KPw BI Provinsi Jawa Tengah dengan Universitas Diponegoro, serta KPw BI Provinsi Sumatera Barat dengan Universitas Andalas. Melalui komitmen ini, Bank Indonesia berupaya mengakselerasi target pembiayaan perbankan bagi UMKM hingga 30% pada tahun 2024, sesuai dengan arahan dari Presiden RI. Acara Kick Off Sinergi Mendorong Akses Keuangan UMKM melalui Pemanfaatan SIAPIK (SEMANGAT SIAPIK) dilaksanakan secara hybrid sebagai perayaan awal kerja sama ini.

 

Bank Indonesia mengambil langkah dalam peningkatan akses pembiayaan UMKM baik dari sisi pasokan maupun permintaan. Kebijakan Rasio Pembiayaan Inklusif Makroprudensial (RPIM) digunakan untuk mendorong perbankan dalam menyalurkan pembiayaan yang inklusif dari sisi pasokan. Sementara itu, dari sisi permintaan, Bank Indonesia memfasilitasi peningkatan kapasitas UMKM agar mereka siap menerima pembiayaan. Sinergi antara Bank Indonesia dan Perguruan Tinggi dalam peningkatan literasi keuangan UMKM melalui SIAPIK pada tahun 2023 dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti Training of Trainers (ToT), sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada UMKM.

 

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, menekankan pentingnya mendorong UMKM untuk meningkatkan kemampuan dalam manajemen keuangan agar mereka mampu menganalisis kinerja keuangan melalui pencatatan keuangan, salah satunya dengan menggunakan aplikasi SIAPIK. Bank Indonesia telah menggalakkan kampanye penggunaan SIAPIK melalui Kantor Perwakilan Dalam Negeri dan menjalin sinergi dengan Kementerian dan Lembaga, termasuk Perguruan Tinggi, guna mempercepat pemanfaatan SIAPIK. Hal ini sejalan dengan peran Perguruan Tinggi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Melalui sinergi ini, Bank Indonesia berharap dapat meningkatkan jumlah dan kapasitas pelatih serta pendamping sebagai mentor bagi UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan. Pada akhirnya, diharapkan UMKM dapat meningkatkan kelasnya dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian Indonesia.

 

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdikbud Ristek, Nizam, menyampaikan bahwa Kemdikbud Ristek terus mendorong sinergi antara Perguruan Tinggi dengan Kementerian/Lembaga, industri, dan pihak terkait lainnya untuk menjadikan Perguruan Tinggi lebih relevan dan bermakna bagi masyarakat dalam rangka menciptakan Sumber Daya Manusia yang unggul, kompetitif, dan meningkatkan daya saing bangsa.

 

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan talkshow yang membahas topik "Optimalkan Perencanaan Keuangan Usaha dengan Pencatatan Keuangan Digital", dengan narasumber Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti, Dr. Yolanda Masnita, Senior Vice President of Division Business Commercial & SME BCA, Tjoeng Haryanto, serta UMKM yang telah menggunakan SIAPIK. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 1.900 peserta baik secara offline maupun online, yang berasal dari perwakilan Kementerian/Lembaga, akademisi, lembaga keuangan, asosiasi, dan UMKM dari seluruh Indonesia.

 

Sumber: bi.go.id

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.