Bisnis | Ekonomi
Purbaya Yudhi Sadewa Tolak Pinjaman Rp514 Triliun dari IMF & Bank Dunia-Ini Alasan di Baliknya
/index.php
Teknologi Terkini - Diposting pada 18 March 2023 Waktu baca 5 menit
TikTok menambahkan feed baru yang didedikasikan secara eksklusif untuk konten sains, teknologi, rekayasa, dan matematika dengan moderasi tambahan sebelum video muncul di feed. Feed STEM akan berdampingan dengan dua feed yang ada, Following dan For You, dan akan menampilkan konten untuk pengguna yang mencari video sains dan teknologi yang sedang tren. Pengguna di AS akan mulai melihat feed dalam beberapa minggu ke depan.
Tidak semua konten sains dan teknologi akan masuk ke feed STEM. TikTok mengatakan bahwa untuk memenuhi syarat untuk masuk ke feed, video harus melewati lapisan validasi tambahan oleh organisasi mitra yang fokus pada upaya kepercayaan dan keamanan. Common Sense Networks akan memvalidasi konten untuk memastikan kesesuaian dengan feed, dan Poynter "akan menilai keandalan informasi yang disajikan," menurut TikTok. Perusahaan sebelumnya telah bekerja sama dengan Common Sense Networks untuk menyaring konten agar sesuai dengan usia.
Penambahan feed yang dikurasi secara khusus untuk topik tertentu memberikan satu komunitas TikTok tempat yang lebih terlihat dan permanen dengan pengguna yang biasanya tidak tertarik dengan konten STEM akan dapat dengan mudah menemukannya.
Meskipun TikTok mengatakan feed tersebut akan menjadi tempat untuk mengakses konten yang andal dan menghibur, sains dan kesehatan adalah topik yang seringkali menjadi tempat berkembangnya informasi yang salah, terutama sejak awal pandemi. TikTok melarang konten palsu atau menyesatkan tentang covid dan vaksin di bawah kebijakan disinformasi medisnya. Perusahaan tidak segera menanggapi pertanyaan tentang apakah video tentang covid atau vaksin akan menjadi bagian dari feed STEM atau bagaimana video akan dipilih dan direview untuk inklusi.
Pada bulan Februari 2023, TikTok tampaknya sedang melakukan uji coba terbatas pada feed berbasis topik serupa, termasuk kategori seperti fashion, olahraga, dan game. Perusahaan mengatakan saat ini sedang menguji feed topik di pasar tertentu.
Pembaruan ini datang pada saat TikTok sedang dalam sorotan dari para pembuat kebijakan atas masalah keamanan pengguna dan apakah aplikasi tersebut menimbulkan risiko keamanan nasional. Bulan ini, para pembuat kebijakan memperkenalkan sebuah usulan bipartisan yang akan memungkinkan aplikasi itu dilarang, dan CEO Shou Zi Chew dijadwalkan akan memberikan kesaksiannya di hadapan Kongres pada tanggal 23 Maret.
Sumber: theverge.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital
|
DISCLAIMER Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi. |
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.