Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Saham News - Diposting pada 18 February 2025 Waktu baca 5 menit
Jakarta – Dua saham milik konglomerat Prajogo Pangestu, yakni PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dan PT Petrosea Tbk (PTRO), mengalami lonjakan signifikan pada perdagangan Senin, 17 Februari 2025.
Saham CUAN melonjak 14,67% ke level Rp 8.600 per saham, dengan volume transaksi mencapai 36,73 juta saham, frekuensi perdagangan 26.981 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp 303,15 miliar.
Sementara itu, PTRO juga mengalami kenaikan 8,07% menjadi Rp 3.750 per saham, dengan 118,32 juta saham diperdagangkan, frekuensi transaksi 36.273 kali, dan total nilai perdagangan mencapai Rp 434,49 miliar.
Saham PTRO mengalami akumulasi pembelian, terutama oleh broker asing. JP Morgan Sekuritas mencatat net buy sebesar Rp 44,2 miliar, diikuti UBS Sekuritas Indonesia dengan Rp 16,2 miliar, dan Mandiri Sekuritas Rp 13,1 miliar. Total aksi beli investor asing mencapai Rp 60,7 miliar.
Selain itu, lima anggota direksi dan komisaris Petrindo Jaya Kreasi—Erwin Ciputra, Michael, Kartika Hendrawan, Diana Arsiyanti, dan Daniel Jr Lopez Laurente—turut membeli 700.600 saham CUAN dengan harga rata-rata Rp 7.225 per saham pada 14 Februari 2025. Berdasarkan laporan Stockbit Sekuritas, nilai transaksi ini mencapai Rp 5,1 miliar dan dilakukan sebagai bentuk investasi pribadi.
Berdasarkan riset Henan Putihrai Sekuritas yang dipublikasikan pada 13 Januari 2025, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) menunjukkan pertumbuhan yang pesat berkat akuisisi.
Pendapatan CUAN melonjak 612,8%, dari US$ 76,6 juta menjadi US$ 546,1 juta dalam sembilan bulan pertama 2024 (9M24), didorong oleh akuisisi PT Multi Tambangjaya Utama dan 41,5% saham PT Petrosea Tbk (PTRO).
Henan Putihrai merekomendasikan aksi beli (buy) saham CUAN dengan target harga Rp 16.100 per saham.
Di sisi lain, riset Henan Putihrai juga menyebutkan bahwa PTRO diperdagangkan dengan valuasi premium, mencerminkan kepercayaan pasar terhadap prospek pertumbuhan jangka panjangnya.
Dengan target harga Rp 4.500 per saham untuk tahun 2025, potensi kenaikan saham mencerminkan optimisme investor terhadap strategi bisnis PTRO.
"Transformasi strategis PTRO menunjukkan komitmen perusahaan terhadap inovasi, keberlanjutan, dan kemitraan. Dengan dukungan Grup Barito, diversifikasi portofolio, serta strategi pendanaan yang kuat, PTRO siap menjadi pemimpin di sektor energi dan konstruksi, baik di Indonesia maupun pasar global," demikian laporan riset Henan Putihrai.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: investors.id
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.