Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Saham News - Diposting pada 27 May 2025 Waktu baca 5 menit
Mei tahun ini terasa sangat berbeda dibandingkan dengan bulan Mei di tahun-tahun sebelumnya. Selama bulan Mei 2025, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 6,61%. Capaian ini sangat kontras dibandingkan dengan performa IHSG pada bulan Mei selama empat tahun terakhir, di mana indeks tersebut mengalami penurunan terus-menerus.
Kabar menggembirakan datang dari dalam negeri: Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, akan meluncurkan enam jenis bantuan atau insentif yang berlaku untuk periode Juni hingga Juli 2025. Tujuan dari kebijakan ini adalah untuk memperkuat daya beli masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Tentu saja, berita positif ini dapat menjadi pendorong tambahan bagi beberapa sektor, yang kemudian bisa mendorong penguatan IHSG hingga akhir Mei dan bahkan mungkin berlanjut pada bulan berikutnya.
Dengan hanya tersisa tiga hari perdagangan pada akhir Mei, tampaknya IHSG berpotensi menembus batas psikologis 7.300 dalam waktu dekat. Hal ini karena tanggal 29 Mei merupakan hari libur nasional dalam rangka memperingati Kenaikan Isa Almasih, sedangkan tanggal 30 Mei merupakan cuti bersama.
Lantas, sektor apa saja yang akan terdorong oleh kebijakan bantuan Presiden Prabowo ini?
Berikut adalah rincian lengkap dari bantuan pemerintah yang mulai diberlakukan pada 5 Juni 2025:
Pemerintah akan memberikan potongan harga untuk moda transportasi seperti kapal laut, kereta api, dan pesawat terbang. Diskon ini berlaku selama liburan sekolah yang berlangsung pada bulan Juni dan Juli 2025.
Akan ada pengurangan tarif tol yang ditargetkan mencakup 110 juta pengendara. Kebijakan ini diharapkan membantu masyarakat yang ingin melakukan perjalanan selama libur panjang di akhir Mei dan awal Juni.
Diskon sebesar 50% untuk tarif listrik kembali diberikan, berlaku selama bulan Juni dan Juli 2025, khusus untuk 79,3 juta rumah tangga dengan daya listrik di bawah 1.300 VA.
Pemerintah akan menyalurkan tambahan bantuan sosial berupa kartu sembako dan bantuan pangan kepada 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).
Pemerintah juga akan menyalurkan kembali Bantuan Subsidi Upah, seperti yang pernah dilakukan saat pandemi Covid-19. Bantuan ini diberikan kepada pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan.
Program diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) untuk para buruh di sektor padat karya juga akan diperpanjang.
Rangkaian bantuan ini dianggap penting untuk mendorong peningkatan konsumsi masyarakat. Sebab, pada kuartal I 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,87%, lebih rendah dibandingkan kuartal I 2024 yang sebesar 5,11%, dan juga lebih rendah dari kuartal IV 2024 yang tercatat sebesar 5,02%.
Paket insentif dari pemerintah ini berpotensi mendorong kinerja di berbagai sektor seperti transportasi, jalan tol, konsumsi, dan juga perbankan.
Melalui adanya potongan harga dari pemerintah, masyarakat berpotensi meningkatkan pengeluaran mereka, yang secara langsung dapat mendorong aktivitas transaksi perbankan.
Saham Transportasi:
| Perusahaan | Kode | Kinerja Sebulan | Harga (23/5/2025) |
|---|---|---|---|
| PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk | GIAA | +37.50% | 55 |
| PT Adi Sarana Armada Tbk | ASSA | +26.09% | 725 |
| PT Blue Bird Tbk | BIRD | +21.29% | 1,880 |
| PT Armada Berjaya Trans Tbk | JAYA | 0.00% | 90 |
| PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk | WEHA | 0.00% | 100 |
| PT AirAsia Indonesia Tbk | CMPP | +5.26% | 80 |
Saham Jalan Tol:
| Perusahaan | Kode | Kinerja Sebulan | Harga (23/5/2025) |
|---|---|---|---|
| PT Jasa Marga (Persero) Tbk | JSMR | −6.98% | 4,000 |
| PT Nusantara Infrastructure Tbk | META | Suspended | 238 |
| PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk | CMNP | −12.77% | 1,400 |
Saham Konsumer:
| Perusahaan | Kode | Kinerja Sebulan | Harga (23/5/2025) |
|---|---|---|---|
| PT Unilever Indonesia Tbk | UNVR | +25.26% | 1,785 |
| PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk | ICBP | +1.17% | 10,825 |
| PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk | GOOD | +2.20% | 372 |
| PT Indofood Sukses Makmur Tbk | INDF | +6.80% | 7,850 |
| PT Mayora Indah Tbk | MYOR | −0.43% | 2,290 |
| PT FKS Food Sejahtera Tbk | AISA | +31.13% | 139 |
| PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Co | ULTJ | −2.20% | 1,335 |
Saham Perbankan:
| Perusahaan | Kode | Kinerja Sebulan | Harga (23/5/2025) |
|---|---|---|---|
| PT Bank Central Asia Tbk | BBCA | +10.89% | 9,675 |
| PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk | BBRI | +15.69% | 4,350 |
| PT Bank Mandiri (Persero) Tbk | BMRI | +10.71% | 5,425 |
| PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk | BBNI | +8.67% | 4,510 |
| PT Bank Syariah Indonesia Tbk |
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.