Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Saham News - Diposting pada 26 March 2025 Waktu baca 5 menit
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan merencanakan pertemuan dengan investor dan pelaku pasar modal Indonesia sebagai langkah untuk menanggapi gejolak di pasar modal dalam beberapa waktu terakhir. Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung setelah Lebaran dan menjadi sorotan terkait dampaknya terhadap kondisi pasar.
Pengamat pasar modal Ibrahim Assuaibi menilai langkah ini akan memberikan sentimen positif bagi pasar. Menurutnya, selama ini kehadiran Prabowo di sektor pasar modal terbilang minim, bahkan pada pembukaan perdagangan awal tahun ini, ia tidak hadir.
Selain itu, beberapa pernyataan dan kebijakan Prabowo sebelumnya dinilai kurang memberikan perhatian terhadap pasar modal. Oleh karena itu, kehadiran langsung Prabowo dalam pertemuan tersebut diyakini dapat memberikan dampak signifikan terhadap pasar.
“Oh iya, pertemuan ini pasti jadi angin segar bagi pasar, karena selama ini, saat pembukaan IHSG, presiden tidak hadir. Ini kesempatan besar bagi pasar jika presiden bertemu langsung dengan pelaku pasar modal. Momentum ini sangat bagus untuk pasar,” ujar Ibrahim kepada detikcom, Selasa (25/3/2025).
Lebih lanjut, Ibrahim menegaskan bahwa Prabowo tidak hanya perlu menemui investor, tetapi juga harus menyampaikan pernyataan yang mampu mengembalikan kepercayaan pasar terhadap pemerintah.
Sumber: detik.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.