CEO Nvidia Jual Saham Setiap Hari, Investor Panik! Apa yang Terjadi?

Saham News - Diposting pada 04 February 2025 Waktu baca 5 menit

Jenseng Huang

Penjualan Saham Besar-Besaran CEO Nvidia Menjadi Sorotan

Penjualan saham dalam jumlah besar yang dilakukan oleh CEO Nvidia, Jensen Huang, menarik perhatian publik setelah terungkap bahwa ia menjual sekitar US$ 14 juta saham hampir setiap hari.

 

Langkah Huang untuk menjual saham Nvidia menimbulkan spekulasi di kalangan investor, terlebih karena penjualan ini terjadi setelah harga saham Nvidia melonjak.

 

Dikutip dari The Economic Times pada Senin (3/2/2025), lima tahun lalu, kekayaan bersih Huang tercatat US$ 3,73 miliar, namun kini telah melonjak menjadi lebih dari US$ 92 miliar, meskipun sempat mencapai puncaknya di US$ 119 miliar pada awal musim panas tahun ini.

 

Penjualan saham ini dilakukan melalui skema 10b5-1, yang merupakan program perdagangan terjadwal yang dirancang untuk menghindari tuduhan perdagangan orang dalam.

 

Meskipun langkah ini sah secara hukum, banyak investor yang mempertanyakan alasan di balik penjualan saham Huang, terutama setelah harga saham Nvidia mengalami kenaikan signifikan.

 

Nell Minow, seorang pakar tata kelola perusahaan, berpendapat bahwa langkah Huang bisa menandakan bahwa harga saham Nvidia sudah mencapai titik tertinggi dan akan mulai turun.

 

"Hal ini bisa membuat investor bertanya-tanya apakah mereka harus menjual saham mereka juga. Jika eksekutif tidak percaya pada saham perusahaan, mengapa investor harus melakukannya?" kata Minow.

 

Penjualan saham oleh Huang bukanlah hal baru, karena pada tahun lalu ia telah menjual saham senilai US$ 117 juta, namun jumlah tersebut meningkat drastis tahun ini, mencapai US$ 323 juta hanya pada bulan Juli.

 

Para analis mengkhawatirkan bahwa penjualan saham yang terus berlanjut setelah kenaikan harga saham dapat memberikan sinyal negatif kepada pemegang saham.

 

Meskipun begitu, James Reda, Direktur Pelaksana di Gallagher’s HR, berpendapat bahwa penjualan saham secara bertahap seperti yang dilakukan Huang justru dapat membantu mengurangi dampak terhadap pasar.

 

Menurutnya, karena penjualan dilakukan dalam skema 10b5-1 yang transparan, pasar tidak akan terkejut dengan penambahan saham ke dalam perdagangan.

 

Laporan tahun 2024 mengungkapkan bahwa Huang menerima gaji sekitar US$ 996.514, ditambah penghargaan saham senilai US$ 26 juta dan US$ 4 juta dalam insentif berbasis kinerja, sehingga total kompensasinya mencapai sekitar US$ 34,17 juta.

 

Sebelum mulai menjual sahamnya musim semi ini, Huang memiliki lebih dari 93 juta saham Nvidia, setara dengan 3,79% kepemilikan perusahaan.

 

Menurut Minow, besar kepemilikan saham Huang inilah yang menjadi alasan utama mengapa ia terus menjual sahamnya. Ia juga menyarankan agar Nvidia menerapkan kebijakan "golden handcuffs" yang membatasi penjualan saham eksekutif hingga beberapa tahun setelah mereka meninggalkan perusahaan.

 

Minow juga menyoroti kurangnya transparansi dalam tata kelola Nvidia. Dari 12 anggota dewan direksi, hanya satu yang memiliki keahlian dalam tata kelola perusahaan. Selain itu, Nvidia juga belum memiliki rencana suksesi CEO yang jelas, yang dapat menciptakan ketidakpastian bagi para investor.

 

Aalap Shah, Direktur Pelaksana di Pearl Meyer, menegaskan pentingnya perencanaan suksesi yang jelas bagi perusahaan sebesar Nvidia, karena tanpa rencana yang matang, perusahaan berisiko membuat keputusan terburu-buru yang dapat menambah volatilitas pasar.


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: kompas.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.