CDIA Resmi Buka Penawaran Umum Perdana, Ini Harga Saham Per Lembarnya!

Saham News - Diposting pada 04 July 2025 Waktu baca 5 menit

illustrasi

Chandra Daya Investasi (CDIA) Resmi Gelar IPO, Harga Saham Dibuka Rp190 per Lembar

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA), anak perusahaan dari PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), resmi memulai penawaran umum perdana saham (IPO) hari ini. Emiten baru di sektor infrastruktur logistik ini menawarkan harga IPO sebesar Rp190 per saham dengan total jumlah saham yang dilepas mencapai 12,48 miliar lembar, atau setara dengan potensi dana segar sekitar Rp2,37 triliun.

 

Rincian Harga dan Jadwal Penawaran Umum

Penentuan harga IPO sebesar Rp190 per saham merupakan hasil proses bookbuilding yang berlangsung pada 19–24 Juni 2025. Adapun total saham yang dilepas ke publik mencapai 12.482.937.500 lembar, setara dengan 10% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Proses pemesanan saham berlangsung mulai 2 hingga 7 Juli 2025. Saham CDIA dijadwalkan mulai tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2025. Berikut rangkaian jadwalnya:

Tahapan Tanggal
Masa Pemesanan 2–7 Juli 2025
Penjatahan 7 Juli 2025
Distribusi Saham secara Elektronik 8 Juli 2025
Pencatatan Perdana di BEI 9 Juli 2025

 

Fokus Penggunaan Dana IPO dan Rencana Ekspansi

Mengacu pada prospektus yang diterbitkan, dana hasil IPO akan difokuskan untuk mendukung ekspansi bisnis di sektor logistik dan infrastruktur pelabuhan. Pembagiannya adalah sebagai berikut:

  • Sekitar Rp871,75 miliar akan dialokasikan ke anak usaha PT Chandra Shipping International (CSI) dan PT Marina Indah Maritim (MIM) untuk pembelian armada kapal baru dan mendukung kegiatan operasional logistik laut.

  • Sekitar Rp1,48 triliun akan digunakan untuk memperbesar kapasitas fasilitas pelabuhan dan penyimpanan melalui PT Chandra Samudera Port (CSP) dan PT Chandra Cilegon Port (CCP). Termasuk di dalamnya pembangunan tangki penyimpanan ethylene serta jaringan pipa penunjang.

 

Struktur Pemegang Saham dan Penjamin Emisi

Penawaran umum perdana ini didukung oleh beberapa penjamin emisi terkemuka, yakni BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, DBS Vickers, Henan Putihrai Sekuritas, OCBC Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas.

Laporan terbaru juga menunjukkan bahwa permintaan saham CDIA mengalami kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 100 kali, dengan porsi alokasi untuk investor ritel melalui pooling allotment hanya sekitar 0,2%.

 

Prospek dan Catatan Penting

Harga IPO yang ditetapkan di kisaran atas menunjukkan kuatnya minat pasar terhadap saham CDIA, didorong oleh prospek industri logistik dan infrastruktur pelabuhan yang tengah berkembang. Strategi pemanfaatan dana IPO yang difokuskan pada sektor fundamental dinilai mampu memperkuat arus kas dan menambah nilai aset perusahaan.

Namun demikian, kinerja jangka panjang CDIA tetap akan bergantung pada efektivitas ekspansi bisnis, pengelolaan aset, serta kondisi perekonomian global yang dinamis. Investor ritel diimbau untuk mencermati prospektus secara seksama dan memahami potensi risiko dari tingginya oversubscribe sebelum membeli saham melalui platform e-IPO hingga 7 Juli 2025.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.