BEI Bongkar Dampak Danantara ke Saham BUMN, Investor Wajib Tahu!

Saham News - Diposting pada 25 February 2025 Waktu baca 5 menit

Gedung BP Danantara. (Foto: Instagram/@strategichubid)

BEI: Perpindahan Aset BUMN ke Danantara Tak Pengaruhi Kinerja Saham

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan bahwa perpindahan aset sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) tidak akan berdampak negatif terhadap kinerja saham emiten di pasar modal.

 

BPI Danantara menargetkan seluruh aset BUMN bergabung dalam pengelolaannya hingga Maret 2025. Sejumlah perusahaan pelat merah, termasuk BUMN sektor pangan hingga aviasi, diproyeksikan masuk dalam kelolaan Danantara pada periode tersebut.

 

Saat ini, beberapa BUMN yang tercatat sebagai emiten di BEI antara lain Bank Mandiri (BMRI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Bank Negara Indonesia (BBNI).


 

BEI Tunggu Koordinasi dengan OJK

Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menunggu dan terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait perpindahan aset ini serta dampaknya terhadap pergerakan saham emiten terkait di pasar modal.

 

"Kita masih melihat bagaimana langkah yang akan dilakukan. Nanti BEI tentu akan berkoordinasi dengan OJK terkait hal ini," ujar Jeffrey dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (25/2/2025).

 

Meski demikian, Jeffrey tetap yakin bahwa perpindahan aset BUMN tidak akan mengganggu stabilitas saham di pasar modal. Ia justru berharap bahwa keberadaan BPI Danantara dapat memberikan dampak positif bagi investor, terutama investor ritel.

 

"Harapan kita adalah ini bisa memberikan efek positif kepada investor, terutama investor ritel," jelasnya.


 

Aksi Korporasi BUMN Akan Dilaporkan Melalui Keterbukaan Informasi

Lebih lanjut, Jeffrey menyebut bahwa BEI belum memiliki rencana pertemuan khusus terkait perpindahan aset tersebut. Ia menegaskan bahwa segala bentuk aksi korporasi dari emiten BUMN yang masuk dalam Danantara akan dilaporkan melalui sistem keterbukaan informasi sesuai mekanisme yang berlaku.

 

"Belum ada rencana pertemuan. Saya kira mekanismenya sudah ada. Jika ada aksi korporasi, keterbukaan informasi akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku," tutupnya.

 

Sebelumnya, COO Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa pemerintah menargetkan seluruh aset BUMN akan dialihkan ke Danantara sebelum Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Maret 2025.

 

"Sebelum RUPS, aset BUMN sudah harus dipindahkan ke Danantara. Targetnya akhir Maret ini," kata Dony di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (24/2/2025).


Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.