Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Edukasi - Diposting pada 06 April 2025 Waktu baca 5 menit
Waspada Pemborosan! Ini 5 Barang yang Sering Dibeli Saat Lebaran, Tapi Sebenarnya Tak Perlu
Euforia belanja menjelang Lebaran memang sulit dihindari. Diskon besar-besaran, promo menggiurkan, dan berbagai penawaran spesial seolah membuat siapa pun tergoda untuk berbelanja lebih banyak. Tak jarang, alasan seperti “Mumpung murah!” atau “Siapa tahu nanti kepakai” menjadi pembenaran saat menelusuri marketplace atau berkeliling pusat perbelanjaan.
Namun, sebelum anggaran Lebaran terkuras untuk hal-hal yang kurang esensial, ada baiknya mempertimbangkan kembali apakah semua barang yang dibeli benar-benar dibutuhkan. Berikut lima barang yang kerap dibeli saat Lebaran, tetapi sebenarnya bisa dihindari!
Piring, gelas, sendok, atau toples dengan desain terbaru memang menarik, tetapi apakah peralatan yang lama masih bisa digunakan? Jika masih dalam kondisi baik, cukup bersihkan dan tata ulang agar terlihat lebih segar. Lagi pula, keluarga dan tamu tidak akan mempermasalahkan apakah peralatan makan Anda keluaran terbaru atau bukan.
Mengenakan baju baru saat Lebaran memang sudah menjadi tradisi, tetapi membeli lebih dari yang dibutuhkan bisa menjadi pemborosan. Jika pakaian tahun lalu masih layak pakai, lebih baik alokasikan dana untuk keperluan lain yang lebih penting, seperti THR keluarga atau tabungan pasca-Lebaran.
Mempercantik rumah agar tampak lebih meriah memang sah-sah saja. Namun, bukan berarti harus membeli dekorasi baru setiap tahun. Manfaatkan dekorasi dari tahun sebelumnya atau buat kreasi DIY dari barang yang sudah ada agar lebih hemat dan tetap menarik.
Banyak orang tergoda membeli panci, oven, atau alat masak lainnya hanya karena promo besar-besaran. Padahal, sebagian besar alat tersebut mungkin hanya akan terpakai sesekali. Sebelum membeli, tanyakan pada diri sendiri: “Benar-benar butuh atau hanya tergoda diskon?”
Membeli berbagai macam kue kering dalam jumlah banyak bisa berujung pada pemborosan jika tidak habis dikonsumsi. Sebaiknya, beli dalam jumlah wajar atau buat sendiri sesuai kebutuhan keluarga agar lebih hemat dan tetap fresh.
Lebaran adalah momen kebersamaan, bukan ajang untuk berbelanja berlebihan. Dengan lebih selektif dalam mengelola pengeluaran, Anda bisa menikmati suasana Lebaran yang hangat tanpa harus menguras anggaran. Ingat, kebahagiaan Lebaran tidak ditentukan dari seberapa banyak barang baru yang dimiliki, tetapi dari bagaimana kita bersyukur dan memanfaatkan apa yang sudah ada. Jadi, sudah siap belanja cerdas untuk Lebaran tahun ini?
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.