TikTok Viral: Kurir Ekspedisi Meminta Masyarakat Setop Belanja Online

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 17 April 2023 Waktu baca 5 menit

Sedang heboh di media sosial adanya keluhan dari beberapa kurir paket akibat jumlah paket yang meningkat pesat menjelang Lebaran. Ternyata, setiap harinya para kurir ini bisa mengangkut hingga 250 paket.

 

Seorang kurir dari sebuah perusahaan ekspedisi, Sayyid, mengungkapkan bahwa dalam tiga minggu terakhir, terjadi lonjakan paket hingga pengiriman menjadi terlalu banyak. Kondisi ini membuat para kurir mampu mengangkut hingga 250 paket setiap harinya.

 

“Dari awal hingga minggu ketiga, terjadi overload. Jumlah paket yang bisa diangkut satu kurir berkisar antara 100 hingga 250 per hari. Sementara saya sendiri masih berada pada kisaran 100-150 paket per hari,” ujarnya saat dihubungi detikcom pada Senin (17/4/2023).

 

Namun, Sayyid menyebutkan bahwa kondisi tersebut kini sudah mulai membaik. Tingkat pengiriman paket juga sudah mulai turun menjelang Lebaran.

 

Di sisi lain, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) sekaligus Presiden Direktur JNE, Mohammad Feriadi mengatakan, biasanya satu kurir motor hanya dapat mengangkut 80-100 paket setiap harinya.

 

“Kita harus memperhatikan batasan wajar untuk jumlah paket yang bisa diangkut oleh para kurir. Jangan sampai para kurir terlalu membebani diri dengan membawa terlalu banyak paket karena hal tersebut dapat menurunkan kualitas pengiriman. Jumlah paket yang wajar untuk diangkut oleh satu kurir motor sekitar 80-100 paket kecil,” jelas Feriadi pada wawancara terpisah.

 

Namun, ia menekankan bahwa semua kembali lagi kepada kebijakan di masing-masing perusahaan. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, Feriadi memperkirakan jumlah paket meningkat hingga 20%.

 

“Setiap perusahaan memiliki kebijakannya masing-masing. Ada yang ingin memaksimalkan, sehingga satu armada dapat membawa sebanyak-banyaknya. Namun, ada juga perusahaan yang berorientasi pada kualitas. Jumlah pengiriman harus disesuaikan dengan keberhasilannya agar tidak menurunkan kualitas pengiriman,” jelasnya.

 

Sementara itu, untuk jenis paket yang paling banyak dikirimkan melalui jasa ekspedisi, Feriadi menyebutkan bahwa sebagian besar paket berisi produk fashion seperti pakaian dan sepatu yang menjadi kebutuhan menjelang Lebaran.

 

“Berdasarkan pengamatan saya, paket yang paling banyak dikirimkan berisi barang-barang fashion seperti baju dan sepatu, karena kebutuhan untuk Lebaran. Tidak jauh berbeda dengan itu. Produk fashion memberikan kontribusi yang signifikan pada pengiriman paket,” tuturnya.

 

sebelumnya tersebar di TikTok sebuah video yang memperlihatkan keluhan seorang kurir ekspedisi mengenai jumlah paket yang harus ia kirimkan yang semakin meningkat. Melalui unggahan tersebut, ia bahkan meminta masyarakat untuk berhenti berbelanja secara online.

 

"Minta tolong disetop dulu ya check out Shopeenya saya capek," bunyi keterangan pada video tersebut, dikutip dari akun @gusti****, Senin (17/4/2023).

 

Sumber: finance.detik.com

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.