Prediksi Harga Emas Mei 2025: Tren Kuat di Tengah Ketidakpastian Global, Apa yang Perlu Anda Ketahui?

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 09 May 2025 Waktu baca 5 menit

Illustrasi

Harga Emas Menguat Tajam pada Mei 2025, Tembus Rekor Global Akibat Ketidakpastian Ekonomi

Harga emas global pada Mei 2025 mencatatkan lonjakan signifikan, seiring meningkatnya permintaan terhadap logam mulia tersebut sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi dan eskalasi geopolitik. Di pasar internasional, harga emas spot menembus rekor tertinggi sebesar US$3.500,05 per ons, naik lebih dari 26% sepanjang tahun ini.

 

Faktor Pendorong Lonjakan Harga Emas

Mengutip laporan Reuters, terdapat sejumlah faktor utama yang memicu kenaikan harga emas global:

  • Aksi Bank Sentral
    Bank sentral dari berbagai negara meningkatkan akumulasi cadangan emas sebagai upaya diversifikasi portofolio aset dan perlindungan terhadap fluktuasi pasar keuangan global.

  • Ketegangan Geopolitik
    Kebijakan kontroversial Presiden AS Donald Trump yang menerapkan tarif 100% terhadap film asing menimbulkan kekhawatiran perang dagang global. Kondisi ini mendorong investor global untuk mencari perlindungan aset pada instrumen seperti emas.

  • Kebijakan Moneter The Fed
    Stabilnya suku bunga acuan Federal Reserve di kisaran 4,25%–4,50% sejak Desember 2024 turut memberikan dukungan pada penguatan harga emas, karena rendahnya imbal hasil obligasi membuat emas menjadi alternatif investasi yang lebih menarik.

 

Proyeksi Harga Emas Global

Menurut proyeksi Goldman Sachs, harga emas diperkirakan mencapai US$3.700 per ons pada akhir 2025, bahkan bisa menyentuh US$4.000 pada pertengahan 2026 jika tren saat ini terus berlanjut. Dalam skenario resesi, harga emas berpotensi melonjak hingga US$4.500.

Sementara itu, investor kawakan John Paulson, sebagaimana dikutip dari Reuters, memperkirakan harga emas dapat menyentuh US$5.000 per ons pada tahun 2028, didorong oleh aksi beli bank sentral dan meningkatnya ketegangan perdagangan internasional.

 

Harga Emas di Pasar Domestik

Di Indonesia, harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) juga mengalami penguatan. Pada 5 Mei 2025, harga emas Antam 24 karat naik sebesar Rp3.000 menjadi Rp1.905.000 per gram.

Platform perdagangan kripto dan aset digital Indodax memperkirakan harga emas Antam berpotensi mencapai Rp1.950.000 per gram pada pertengahan Mei. Jika sentimen bullish berlanjut hingga akhir bulan, harga bahkan bisa menembus Rp1.970.000 per gram. Namun, bila terjadi koreksi pasar atau penguatan nilai tukar dolar AS, harga emas diprediksi dapat terkoreksi ke level Rp1.880.000 per gram.

 

Outlook Positif untuk Emas

Secara keseluruhan, prospek harga emas pada Mei 2025 dipandang tetap positif. Kombinasi dari kuatnya permintaan bank sentral, ketegangan geopolitik yang terus membayangi, dan kebijakan moneter yang longgar menjadi katalis utama penguatan harga. Investor disarankan untuk terus memantau dinamika global dan mempertimbangkan emas sebagai bagian penting dari strategi diversifikasi portofolio investasi.

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.