Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 02 February 2025 Waktu baca 5 menit
Prabowo Subianto Putuskan Pembangunan Tanggul Laut Raksasa Sepanjang 700 Km dari Banten ke Jawa Timur
Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan untuk melaksanakan pembangunan tanggul laut raksasa yang akan membentang sepanjang 700 kilometer, dari Banten hingga Jawa Timur. Keputusan ini disampaikan oleh Utusan Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Sujono Djojohadikusumo. “Pemerintah Prabowo telah memutuskan untuk melaksanakan beberapa program strategis, termasuk pembangunan tanggul laut raksasa sepanjang 700 km dari Banten hingga Jawa Timur,” ujar Hashim dalam acara “ESG Sustainable Forum 2025” yang disiarkan secara daring di Jakarta pada Jumat (31/1/2025).
Program ini, menurut Hashim, bertujuan untuk melindungi lahan sawah yang terletak di sepanjang pantai utara Pulau Jawa. Hashim menyoroti kecemasan masyarakat terkait fenomena pagar laut, di mana para nelayan merasa terancam akibat kenaikan permukaan laut. “Semua ini disebabkan oleh perubahan iklim,” tambahnya.
Menurut Hashim, ide pembangunan tanggul laut raksasa ini sudah mulai direncanakan sejak 1994, saat Pemerintah Orde Baru sudah mengidentifikasi ancaman kenaikan permukaan laut. Namun, proyek tersebut baru akan terealisasi sekarang setelah bertahun-tahun tertunda. Hashim memperkirakan bahwa pembangunan tanggul laut ini akan memakan waktu antara 10 hingga 20 tahun.
Hashim juga menekankan bahwa tidak ada gunanya membangun food estate di Kalimantan atau Papua jika jutaan hektare sawah akan tenggelam akibat kenaikan air laut. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk mendukung program besar ini. “It’s never too late (tidak pernah terlambat) bagi kita untuk bertekad melindungi jutaan hektare lahan sawah yang paling produktif dan subur di pantai utara Pulau Jawa,” ungkap Hashim.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah meminta timnya untuk mengkaji pembangunan tanggul laut raksasa yang membentang dari Jakarta hingga Cirebon sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil rapat internal yang dipimpin Presiden Prabowo tentang pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) serta penyelesaian PSN tahun 2024-2025.
Airlangga menambahkan bahwa pembangunan tanggul laut raksasa Jakarta–Cirebon ini akan terhubung dengan tanggul pengendali banjir dan rob yang telah dibangun di Tambaklorok, Semarang, Jawa Tengah. Untuk pembiayaan, proyek ini akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dan dimasukkan dalam daftar PSN 2025, sebagai upaya meningkatkan ketahanan energi dan pangan.
Temukan berita dan artikel lainnya di Google Berita
Sumber: news.harianjogja.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.