Perang Dagang Trump: Indonesia Bisa Raup Cuan Besar, Asal Izin Tak Ribet!

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 01 March 2025 Waktu baca 5 menit

Presiden AS Donald Trump menegaskan tarif 25% untuk Kanada dan Meksiko akan diberlakukan pada 1 Februari 2025. FOTO_AP

Luhut: Perang Dagang Buka Peluang Relokasi Industri ke Indonesia

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, menyoroti peluang yang dapat dimanfaatkan Indonesia dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. Menurutnya, penerapan tarif tinggi oleh AS terhadap produk dari China dan Vietnam akan mendorong industri padat karya mencari lokasi baru untuk beroperasi.

Luhut menilai Indonesia berpotensi menjadi tujuan relokasi tersebut, tetapi dengan catatan pemerintah harus mampu menjamin kepastian regulasi tenaga kerja serta memberikan kemudahan dalam proses perizinan.

"Tarif tinggi yang dikenakan AS terhadap China dan Vietnam mendorong industri padat karya untuk mencari lokasi baru. Indonesia berpotensi menjadi tujuan relokasi, tetapi hanya jika kita mampu memberikan kepastian regulasi tenaga kerja dan kemudahan perizinan," tulis Luhut dalam unggahan resmi di akun Instagram @luhut.pandjaitan, Kamis (27/2/2025).

Pemerintah Butuh Dukungan Sektor Swasta

Luhut menegaskan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menarik investasi. Ia menekankan pentingnya peran sektor swasta sebagai mitra utama dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

"Oleh karena itu, memperbaiki tata kelola serta membangun iklim investasi yang kondusif harus menjadi prioritas bersama," ujarnya.

Di sisi lain, ia mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang telah menginisiasi program retreat untuk memperkuat konsolidasi pemerintah hingga ke tingkat daerah. Program ini diharapkan dapat meningkatkan responsivitas kepala daerah dalam menghadapi tantangan ekonomi.

"Mari kita mengabdi kepada rakyat dengan bekerja lebih cerdas, efisien, dan berani dalam mengambil keputusan demi Indonesia yang lebih sejahtera dan berkeadilan," pungkasnya.

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.