Pengusaha Korsel Siap Gelontorkan Investasi, Asal RI Hapus Hambatan Impor!

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 29 April 2025 Waktu baca 5 menit

illustrasi AI

Delegasi FKI Dorong Perbaikan Regulasi Impor untuk Dukung Investasi Korea di Indonesia

Delegasi dari Federation of Korean Industries (FKI) meminta pemerintah Indonesia untuk meninjau kembali dan menyempurnakan regulasi yang saat ini dinilai menghambat proses impor. Permintaan ini disampaikan dalam forum Business Roundtable yang digelar di Hotel The Langham, Jakarta, pada Senin (28/4/2025).

 

Shin Dongbin, Ketua Delegasi FKI sekaligus pemimpin LOTTE Group, menegaskan bahwa pembenahan regulasi menjadi kunci untuk memperkuat arus investasi Korea Selatan di berbagai sektor strategis di Indonesia seperti semikonduktor, infrastruktur, dan sektor keuangan.

 

"Untuk mewujudkan komitmen investasi tersebut, kami sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah Indonesia melalui pengembangan infrastruktur dan penyempurnaan regulasi, khususnya penghapusan hambatan impor," ujar Shin dalam sambutannya.

 

Shin juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, Korea Selatan telah menanamkan investasi langsung sebesar US$ 2,28 miliar ke Indonesia — naik lebih dari 54% dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menyebut peningkatan ini sebagai indikator kepercayaan tinggi dunia usaha Korea terhadap Indonesia sebagai mitra utama.

 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua APINDO Shinta Kamdani menyoroti pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha Indonesia dan Korea dalam proyek-proyek strategis untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan.

 

Shinta menambahkan bahwa pemerintah berkomitmen melakukan reformasi dalam iklim investasi, termasuk dengan menyederhanakan aturan dan meningkatkan transparansi agar menciptakan persaingan yang sehat dan adil.

 

"Kami tegaskan kembali komitmen kami untuk bekerja sama erat dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan guna menyederhanakan regulasi, meningkatkan transparansi, dan menjamin kompetisi yang setara, termasuk bagi mitra dari Korea," jelasnya.

Sumber: detik.com

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.