Berita Terkini
Dugaan Salah Urus Keselamatan Kereta di Indonesia: Fakta, Risiko & Dampaknya
/index.php
Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 24 June 2025 Waktu baca 5 menit
Pemimpin dunia merespons pengumuman Presiden Donald Trump bahwa Amerika Serikat telah melaksanakan “serangan yang sangat berhasil” terhadap tiga lokasi fasilitas nuklir di Iran, termasuk Fordo.
Trump menulis di Truth Social:
“INI ADALAH MOMEN BERSEJARAH BAGI AMERIKA SERIKAT, ISRAEL, DAN DUNIA. IRAN SEKARANG HARUS SETUJU UNTUK MENGAKHIRI PERANG INI.”
Reaksi dari berbagai negara setelah serangan tersebut, dikutip dari CNBC International pada Senin (23/6/2025):
Iran
Menlu Iran Abbas Araghchi menyatakan di platform X bahwa negaranya “menyimpan semua opsi” untuk merespons serangan tersebut.
Menurut Araghchi, “peristiwa pagi ini keterlaluan dan akan menimbulkan konsekuensi kekal.” Ia menegaskan bahwa setiap anggota PBB harus mewaspadai tindakan yang sangat berbahaya, melanggar hukum, dan kriminal ini. Araghchi menyebut serangan terhadap “instalasi nuklir damai Iran” merupakan pelanggaran serius terhadap Piagam PBB, hukum internasional, dan NPT.
Israel
PM Israel Benjamin Netanyahu memuji: “Keputusan berani Trump akan mengubah sejarah.” Ia berkata, “Presiden Trump dan saya sering mengatakan: ‘Perdamaian melalui kekuatan.’ Pertama datang kekuatan, kemudian datang perdamaian. Malam ini, Trump dan AS bertindak dengan sangat kuat.”
China
Duta Besar China untuk PBB, Fu Cong, mengutuk keras serangan AS pada fasilitas nuklir di bawah pengawasan IAEA. China sangat khawatir situasi bisa tak terkendali, dan menyerukan gencatan senjata serta diakhirinya permusuhan. Ia meminta pihak-pihak yang terlibat patuh pada hukum internasional dan menghindari eskalasi lebih jauh.
PBB
Sekjen PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa serangan AS merupakan eskalasi berbahaya di wilayah yang sudah rapuh, dengan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan global. Ia menyatakan tidak ada solusi militer dan hanya diplomasi yang bisa menjadi jalan keluar.
Uni Eropa
Kepala diplomat UE Kaja Kallas menyerukan semua pihak untuk mundur, kembali berdialog, dan menghindari eskalasi, sambil menegaskan Iran tak boleh dibiarkan mengembangkan senjata nuklir. Ia menambahkan bahwa menteri luar negeri negara-negara UE akan membahas situasi Iran pada Senin.
Arab Saudi
Kemenlu Arab Saudi—sebagai sekutu AS yang baru menjalin kembali hubungan diplomatik dengan Iran pada Maret 2023—mengaku mengikuti situasi Iran “dengan kekhawatiran besar.”
Houthi Yaman
Kelompok militan Houthi yang didukung Teheran mengecam “agresi terang-terangan” AS terhadap Iran lewat pernyataan yang dimuat kantor berita Saba.
Lebanon
Presiden Lebanon, yang berafiliasi dengan kelompok Hezbollah, menyatakan bahwa serangan terhadap fasilitas nuklir Iran memicu kekhawatiran meningkatnya ketegangan yang bisa mengancam keamanan sejumlah kawasan dan negara. Ia mendesak penahanan diri.
Inggris
PM Inggris Keir Starmer menyampaikan situasi di Timur Tengah tetap tidak stabil, dan stabilitas kawasan adalah prioritas. Ia menyerukan Teheran kembali ke meja perundingan untuk mencapai solusi diplomatik.
Rusia
Dmitry Medvedev—pejabat senior keamanan Rusia dan mantan presiden—mempertanyakan kelayakan Trump meraih Nobel Perdamaian usai serangan itu. Ia menyebut Trump “yang datang sebagai presiden pembawa perdamaian, memulai perang baru bagi AS.”
Jepang
PM Jepang Shigeru Ishiba menegaskan pentingnya segera mendinginkan situasi dan menyebut pengembangan nuklir Iran harus diblokir, meski tidak mendukung tindakan militer AS.
Venezuela
Menlu Venezuela Yvan Gil mengutuk keras serangan tersebut melalui Telegram, menuntut penghentian permusuhan dan menyatakan serangan AS atas permintaan Israel sebagai agresi militer.
Kuba
Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel mengutuk tindakan AS di X, menyebutnya eskalasi berbahaya yang melanggar Piagam PBB dan hukum internasional serta membawa umat manusia pada krisis tak terbayar.
Meksiko
Kemenlu Meksiko di X menyerukan dialog diplomatik demi perdamaian dan menegaskan komitmen pada prinsip pasifisme nasional, dengan fokus meredakan ketegangan.
Australia
Jubir pemerintah Australia menyerukan de‑eskalasi, menekankan bahwa program rudal balistik dan nuklir Iran merupakan ancaman dan mencatat pernyataan Trump bahwa sudah saatnya perdamaian.
Korea Selatan
Dewan Keamanan Nasional berkumpul, dengan penasihat Wi Sung‑lac mendesak kementerian terkait meminimalkan dampak perkembangan regional.
Vatikan
Paus Leo XIV mendesak komunitas internasional untuk menghindari perang yang bisa membuka “jurang yang tak dapat diperbaiki.” Diplomasi harus menjadi prioritas, dengan tanggung jawab moral untuk menghentikan tragedi perang sebelum terlambat.
Sumber: cnbcindonesia.com
Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital
DISCLAIMER
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.