Impor Ilegal Pakaian Bekas Rugikan Pemerintah Rp 19 Triliun

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 01 April 2023 Waktu baca 5 menit

Pendapatan pemerintah yang hilang mencapai Rp 19 triliun akibat dari impor ilegal pakaian bekas sebanyak 320 ribu ton yang masuk ke Indonesia, menurut data Badan Pusat Statistik tahun 2022 yang disampaikan oleh Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filamen Indonesia atau Apsyfi.

 

Ketua Umum Apsyfi Redma Gita Wirawasta menjelaskan bahwa kerugian tersebut disebabkan oleh oknum importir ilegal yang biasanya melakukan aktivitas impor melalui jalur tikus dan seharusnya membayar pajak serta biaya masuk. Jika oknum tersebut membayar pajak, maka pemerintah tidak akan kehilangan pendapatan sebesar Rp 19 triliun.

 

Redma menambahkan bahwa jumlah pakaian bekas impor ilegal yang masuk sebanyak 320 ribu ton cukup besar, setara dengan 1.333 kontainer per bulan atau 16.000 per tahun. Apabila Indonesia dapat memproduksi pakaian secara lokal, dari jumlah tersebut dapat menyerap tenaga kerja langsung sebanyak 545 ribu dan 1,5 juta tenaga kerja tidak langsung, sehingga total pendapatan karyawan sebesar Rp 54 triliun per tahun.

 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan penegakan hukum terhadap masuknya pakaian bekas ilegal tersebut, terutama karena jumlahnya yang sangat besar. Teten menegaskan bahwa perdagangan dan penyelundupan baju bekas impor harus segera diberhentikan untuk melindungi pasar dalam negeri, karena ada undang-undang terkait larangan impor barang-barang bekas ilegal. Teten juga memastikan bahwa para pelaku UMKM yang menjual produk dalam negeri perlu dilindungi.

 

Sumber: katadata.co.id

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.