Grup UBS Berencana PHK Separuh Karyawan Credit Suisse

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 28 June 2023 Waktu baca 5 menit

Grup UBS berencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap lebih dari separuh tenaga kerja Credit Suisse mulai bulan depan. Ini merupakan dampak pengambilalihan Credit Suisse oleh UBS yang prosesnya rampung pada bulan ini. Mengutip Bloomberg. Kemungkinan akan dilakukan PHK terhadap bankir, trader, dan staf pendukung Credit Suisse di London, New York, dan beberapa bagian Asia.

 

Menurut sumber yang mengetahui masalah ini, UBS berencana untuk memangkas 30% karyawan dari perusahaan hasil gabungan dengan Credit Suisse atau mencapai 35 ribu orang. Jumlah karyawan Credit Suisse saat ini mencapai 45 ribu orang.

 

Sebanyak 10.000 pekerjaan akan dipangkas jika bisnis domestik Swiss dari kedua bank tersebut digabungkan. Namun, UBS dan Credit Suisse hingga kini menolak berkomentar.

 

Reuters pada pekan lalu melaporkan bahwa UBS akan memangkas pekerjaan pada bisnis perbankan investasi Credit Suisse di Asia pada bulan depan. Pengurangan yang signifikan terutama akan dilakukan pada bankir investasi, termasuk di wilayah Australia dan China.

 

Kepala Eksekutif UBS, Sergio Ermotti, pada awal bulan ini memberikan peringatan yang menyakitkan tentang pemutusan hubungan kerja setelah pengambilalihan Credit Suisse, tetapi tidak memberikan rincian tentang jumlah orang yang akan di-PHK.

 

UBS berhasil menyelesaikan pengambilalihan darurat Credit Suisse yang selama ini menjadi saingannya pada bulan Juni. Penggabungan ini membuat UBS-Credit Suisse menjadi raksasa perbankan dengan neraca sebesar $1,6 triliun dan tenaga kerja sebanyak 120.000 orang.

 

Sumber: katadata.co.id

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.