FIFA Hukum PSSI Dengan membekukan Dana FIFA Forward. Apa Itu Dana FIFA Forward

Bisnis | Ekonomi - Diposting pada 10 April 2023 Waktu baca 5 menit

Erick Thohir memberikan berita baik untuk industri sepak bola Indonesia dengan mengumumkan bahwa FIFA tidak akan memberikan sanksi keras kepada Indonesia setelah insiden yang terjadi. Sebelumnya, FIFA telah mengumumkan bahwa Indonesia tidak bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 karena "situasi terkini".

 

Sebelumnya, PSSI khawatir bahwa Indonesia akan menerima sanksi yang sama seperti pada tahun 2015, tetapi ternyata hal tersebut tidak terjadi. Meskipun begitu, masih ada beberapa konsekuensi atas kejadian ini.

 

Erick Thohir, Ketua Umum PSSI, mengungkapkan bahwa Indonesia tidak akan menerima dana dari FIFA Forward karena insiden tersebut. Namun, setelah dia menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi dan memperjelas rencana pengembangan sepak bola Indonesia, FIFA hanya memberikan sanksi administratif berupa pembekuan dana FIFA Forward untuk keperluan operasional PSSI. Keputusan ini akan direview lagi setelah FIFA mempelajari strategi pengembangan sepak bola Indonesia.

 

Lantas, apa itu dana FIFA Forward?

 

Sebagai badan internasional yang bertanggung jawab dalam mengatur regulasi sepak bola di seluruh dunia, FIFA memiliki tujuan untuk memajukan olahraga ini secara global, terutama untuk kepentingan para anggotanya.

 

Namun, kita tidak dapat mengabaikan fakta bahwa pengembangan sepak bola membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, FIFA telah memulai program bernama FIFA Forward yang bertujuan untuk membantu negara-negara berkembang dalam meningkatkan kualitas sepak bola mereka.

 

Sebagai salah satu negara anggota FIFA yang masih berada dalam tahap pengembangan sepak bola, Indonesia juga mendapat manfaat dari program ini. Saat ini, FIFA Forward telah memasuki edisi ketiga dan dikenal dengan sebutan FIFA Forward 3.0.

 

Program FIFA Forward bertujuan untuk meningkatkan pengembangan sepakbola di seluruh dunia dengan tiga tujuan utama yang didorong oleh FIFA. Tujuan pertama adalah untuk meningkatkan investasi dalam pengembangan sepakbola, terutama bagi negara-negara yang memiliki keterbatasan dalam pengembangan olahraga ini. FIFA ingin memastikan bahwa investasi yang dilakukan memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas sepakbola.

 

Tujuan kedua dari program FIFA Forward adalah memastikan bahwa pengembangan dan pembinaan sepakbola memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. FIFA ingin menjamin bahwa program ini tidak hanya memberikan manfaat bagi olahraga itu sendiri, tetapi juga membawa manfaat sosial dan lingkungan yang positif.

 

Tujuan ketiga dari program ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh dana yang diinvestasikan dalam program FIFA Forward digunakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan tujuan program. FIFA memiliki komitmen untuk mengawasi penggunaan dana secara berkelanjutan untuk memastikan bahwa dana yang diinvestasikan benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan sepakbola di seluruh dunia.

 

Mulai tahun 2023 hingga 2026, FIFA berencana untuk meningkatkan bantuan yang diberikan melalui program dana FIFA Forward sebesar 30 persen. Ini akan memberikan manfaat besar bagi anggota program FIFA Forward 3.0 karena mereka akan menerima lebih banyak dana dari FIFA.

 

Menurut FIFA, setiap anggota program FIFA Forward 3.0 akan menerima bantuan dana minimal 5 juta dolar AS untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan sepak bola mereka.

 

Selain itu, setiap anggota yang berhasil mengeksekusi program pengembangan sepak bola dengan baik dan mendapat persetujuan dari FIFA akan menerima tambahan dana sebesar 3 juta dolar AS untuk proyek jangka panjang.

 

Tak hanya itu, anggota program juga berhak untuk menerima tambahan dana sebesar 1,2 juta dolar AS untuk menutupi biaya operasional tim nasional, termasuk kebutuhan peralatan mereka.

 

Namun, seperti yang diungkapkan oleh Erick Thohir, PSSI kehilangan kesempatan besar dalam memperoleh pendapatan dari program FIFA Forward. Meskipun begitu, FIFA masih akan meninjau kembali kebijakan ini meskipun ada kemungkinan Indonesia tidak akan menerima dana dari FIFA Forward sebagai bentuk hukuman.

 

Sumber: goal.com

 

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun InstagramTikTokYoutube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar teknologi aset digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram, TikTok, Youtube Digivestasi agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital dan investasi aset digital

 

DISCLAIMER

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami rangkum dari sumber terpercaya dan dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs ini adalah merupakan tanggung jawab mereka pribadi.